Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Survei Puskaptis, Elektabilitas 01 Unggul Tipis atas 02

Golda Eksa
29/1/2019 16:38
Survei Puskaptis, Elektabilitas 01 Unggul Tipis atas 02
(MI/RAMDANI MI/RAMDANI)

TINGKAT keterpilihan atau elektabilitas capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, unggul tipis atas pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Survei tersebut merekam elektabilitas kedua paslon di 34 provinsi kurun 8-14 Januari 2019.

Demikian hasil survei nasional Pusat Kajian dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) bertajuk Persepsi dan Perilaku Publik Terhadap Elektabilitas Pasangan Capres/Cawapres di Pileg 17 April 2019, di Jakarta, Selasa (29/1).

Baca juga: Erick Thohir Ajak Generasi Muda Solo Tiru Sikap Optimistis Jokowi

Direktur Eksekutif Puskaptis Husin Yazid mengemukakan paslon 01 mendapatkan respons publik sebesar 45,90% dan paslon 02 meraih 41,80%. Sementara, mereka yang belum menentukan sikap (swing voter) namun akan berpartisipasi pada perhelatan pesta demokrasi mencapai 12,30%.

Menurut dia, survei dilakukan secara proporsional dan menyasar publik yang punya hak pilih, seperti berusia 17 tahun atau sudah menikah, terdaftar di KPU sebagai pemilih, serta random di tingkat RT/RW hingga kabupaten/kota dengan penyebaran wilayah desa dan perkotaan 50:50.

"Jumlah sample responden yang di ambil sebanyak 2.100. Penentuan responden dilakukan secara random sistematis, dengan margin error sekitar 2,4% pada tingkat kepercayaan 95%. Penarikan sampel juga dilakukan dengan metoda multistage random sampling," ujarnya

Baca juga: Djarot Sebut BTP akan Daftar ke PDIP

Berdasarkan survei itu, imbuh dia, Jokowi-Amin dianggap mampu melanjutkan pembangunan, merakyat, dan berpengalaman. Sedangkan Prabowo-Sandi dipandang mampu memperbaiki kondisi ekonomi serta memiliki karakter tegas dan berwibawa.

"Informasi itu diperkuat pula hasil data survei Puskaptis, yakni terdapat sekitar 46,61% yang menyukai figur Jokowi jadi presiden lagi. Berarti angka 46,61% masih di bawah 50% menunjukkan angka rawan bagi seorang incumben," tandasnya. (OL-6)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya