Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Jokowi: Saya Deg-degan Naik Heli Melintas Kabut Tebal di Entikong

Akmal Fauzi
26/1/2019 14:14
Jokowi: Saya Deg-degan Naik Heli Melintas Kabut Tebal di Entikong
Capres nomor urut 01 Joko Widodo berbicara saat silahturahmi nasional masyarakat Dayak di Jakarta, Sabtu (26/1/19)( ANTARA/ Kahfie kamaru)

CALON Presiden petahana Joko Widodo menceritakan pengamalamannya saat melakukan kunjungan kerja ke Entikong, Kalimantan Barat, di hadapan masyarakat Dayak, Sabtu (26/1). Saat baru menjabat sebagai presiden, Jokowi menyebut wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia itu kondisinya cukup miris.

“Saya ke Entikong sudah empat kali. Jauh naik heli, kabut tebal sekali, pernah enggak bisa keluar dari kabut, saya deg-degan. Depannya gunung atau apa ngeri sekali,” kata Jokowi saat menghadiri acara deklarasi dukungan Masyarakat Adat Dayak Nasional, di Grand Ball Room Seasons City, Jakarta Barat, Sabtu (26/1).

Jokowi menjelaskan, saat itu Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Entikong nyaris tidak tersentuh pembangunan. Padahal, wilayah perbatasan menggambarkan wajah Indonesia di negara tetangga.

“Saya langsung sampaikan ke pak menteri PU (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono). Saya beri waktu dua minggu runtuhkan gedung (PLBN) ini. Ini menunjukan wajah indonesia, kalo wajah kumuh gutu, disangka kita juga kumuh,” ujar Jokowi.

Saat ini, PLBN Entikong menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Indonesia, terutama yang tinggal dekat dengan perbatasan Indonesia-Malaysia.

“Sekarang kita ubah total. Dulu orang kita sering selfie di sana (pos perbatasan Malaysia). Sekarang orang sana sering selfie di tempat kita,” ungkapnya.

Baca juga: Jokowi Berpesan Masyarakat Dayak Harus Jaga Persatuan

Dalam kesempatan itu, Presiden Majelis Adat Dayak Nasional Cornelis MH membacakan deklarasi dukungan ke pasangan Jokowi-Amin. Cornelis menuturkan Jokowi-Amin diyakini mampu mengubah wajah Indonesia. Menjadi negara yang kuat, mandiri, maju, sejahtera, dan menjadi salah satu negara terdepan di dunia.

Cornelis berharap dengan adanya dukungan ini dapat menggugah masyarakat adat seluruh Indonesia khususnya dan seluruh rakyat Indonesia untuk bersama memenangkan Jokowi-Amin.

"Melanjutkan komitmen pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah-wilayah yang belum tersentuh pembangunan infrastruktur," ucap Cornelis.(OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya