Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin mendapat dukungan dari Majelis Adat Dayak Nasional. Jokowi yang hadir dalam deklarasi itu pun segera menekankan pentingnya persatuan meski berbeda pilihan di pemilu 2019.
Sebagai bangsa besar, kata Jokowi, masyarakat diminta menjaga persatuan dan persaudaraan. Jangan sampai, beda pilihan politik justru menimbulkan perpecahan antarsuku dan agama.
“Aset terbesar kita persatuan, persaudaraan dan kerukunan. Jangan gara-gara beda pilihan Bupati, Wali Kota, Gubernur, Presiden kita menjadi terpecah. Cukup lihat track record-nya saja, programnya saja. Sudah cukup,” ujar Jokowi disambut tepuk tangan pendukung di Season City, Sabtu (26/1).
Baca juga: Jokowi: Ada Satu Provinsi di Kalimantan, Kita Menang Telak
Ia menceritakan soal Indonesia yang dikagumi negara lain karena persatuannya, meski memiliki 714 suku. Jokowi menyebut, Ibu Negara Afganistan Rula Ghani pernah bertanya cara menyatukan masyarakat Indonesia meski berbeda suku, budaya, bahasa dan agama.
“Saya jawab nyatanya sampai sekarang masih bersatu. Karena kami memiliki ideologi besar pancasila,” pungkasnya.(OL-5)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved