Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
JURU bicara TKN Jokowi-Ma’ruf Ace Hasan Syadzily menilai pasangan Prabowo-Sandiaga akan kesulitan kejar elektabilitas Jokowi-Ma’ruf. Meski ada lembaga riset yang menyatakan selisih elektabilitas kedua pasangan hanya satu digit, Jokowi-Ma’ruf punya peluang lebih besar untuk meraup suara yang lebih besar pada April mendatang.
Ace mengatakan baru-baru ini memang ada survei yang dirilis oleh Median dan menyatakan elektabilitas Jokowi saat ini 47,9%. Sementara Prabowo-Sandiaga 38,7%. Selisihnya 9,2%.
“Namun, Median mengatakan kenaikan suara Prabowo-Sandiaga cenderung lambat. Dalam tiga bulan hanya naik 3,2%. Dengan pola seperti itu, hingga April pun pasangan urut nomor satu tetap tidak terkejar,” kata Ace dalam keterangan resminya, Selasa (22/1).
Baca juga: TKN: Debat Selanjutnya Ada Kejutan dari Ma'ruf Amin
Di sisi lain, Ace juga meminta publik kritis terhadap hasil survei. Apalagi yang pemaparannya berbeda dari yang dirilis oleh kebanyakan lembaga survei. Apa yang dikemukakan Median soal selisih satu digit berbeda dengan hasil survei Populi Center, LSI, Litbang Kompas, Indikator Politik.
“Publik perlu kritis terhadap hasil survei dari lembaga survei yang partisan. Lihat dulu track record lembaga survei tersebut. Sandingkan dengan hasil lembaga survei yang lain. Kalau hasil surveinya nyeleneh sendiri patut diduga lembaga survei tersebut sedang membangun framing politik,” ujar Ace.
Dikatakan Ace, mayoritas lembaga survei menyebutkan selisih suara pasangan nomor urut satu dengan nomor urut dua mencapai dua digit (sekitar 20%). Yang terakhir hasil survei Charta Politika juga menunjukan jaraknya 20 persen.
“Menanggapi mayoritas hasil survei yg menemukan selisih 20%. Pasangan nomor urut dua bertahan dengan mengangkat framing bahwa selisih tinggal 10% atau satu digit. Tim sukses pasangan nomor urut dua menyebut angka itu adalah survei internal yang tidak dipublikasikan,” pungkas Ace. (RO/OL-2)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved