Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Prabowo-Sandiaga Dinilai Sulit Kejar Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf

Micom
22/1/2019 12:54
Prabowo-Sandiaga Dinilai Sulit Kejar Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf
(ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

JURU bicara TKN Jokowi-Ma’ruf Ace Hasan Syadzily menilai pasangan Prabowo-Sandiaga akan kesulitan kejar elektabilitas Jokowi-Ma’ruf. Meski ada lembaga riset yang menyatakan selisih elektabilitas kedua pasangan hanya satu digit, Jokowi-Ma’ruf punya peluang lebih besar untuk meraup suara yang lebih besar pada April mendatang.

Ace mengatakan baru-baru ini memang ada survei yang dirilis oleh Median dan menyatakan elektabilitas Jokowi saat ini 47,9%. Sementara Prabowo-Sandiaga 38,7%. Selisihnya 9,2%.

“Namun, Median mengatakan kenaikan suara Prabowo-Sandiaga cenderung lambat. Dalam tiga bulan hanya naik 3,2%. Dengan pola seperti itu, hingga April pun pasangan urut nomor satu tetap tidak terkejar,” kata Ace dalam keterangan resminya, Selasa (22/1).

Baca juga: TKN: Debat Selanjutnya Ada Kejutan dari Ma'ruf Amin

Di sisi lain, Ace juga meminta publik kritis terhadap hasil survei. Apalagi yang pemaparannya berbeda dari yang dirilis oleh kebanyakan lembaga survei. Apa yang dikemukakan Median soal selisih satu digit berbeda dengan hasil survei Populi Center, LSI, Litbang Kompas, Indikator Politik.

“Publik perlu kritis terhadap hasil survei dari lembaga survei yang partisan. Lihat dulu track record lembaga survei tersebut. Sandingkan dengan hasil lembaga survei yang lain. Kalau hasil surveinya nyeleneh sendiri patut diduga lembaga survei tersebut sedang membangun framing politik,” ujar Ace.

Dikatakan Ace, mayoritas lembaga survei menyebutkan selisih suara pasangan nomor urut satu dengan nomor urut dua mencapai dua digit (sekitar 20%). Yang terakhir  hasil survei Charta Politika juga menunjukan jaraknya 20 persen.

“Menanggapi mayoritas hasil survei yg menemukan selisih 20%. Pasangan nomor urut dua bertahan dengan mengangkat framing bahwa selisih tinggal 10% atau satu digit. Tim sukses pasangan nomor urut dua menyebut angka itu adalah survei internal yang tidak dipublikasikan,” pungkas Ace. (RO/OL-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya