Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Masyarakat Harus Dewasa di Masa Kampanye

Putri Rosmalia Octaviyani
21/9/2018 12:15
Masyarakat Harus Dewasa di Masa Kampanye
TOKOH agama dari Konferensi Wali Gereja Indonesia, Romo Antonius Benny Susetyo(Dok.MI/Arya Manggala)

TOKOH agama dari Konferensi Wali Gereja Indonesia, Romo Antonius Benny Susetyo, mengatakan dirinya berharap masyarakat Indonesia dapat bersikap lebih dewasa dan hati-hati di masa kampanye. Sikap tersebut dibutuhkan tidak hanya untuk mencegah terjadinya perpecahan, tetapi juga untuk dapat membuat pilihan calon-calon pemimpin terbaik bagi bangsa.

"Masyarakat harus lebih mengedepankan kecerdasan dalam memilah pemberitaan. Masyarakat tidak perlu reaktif dan berlebihan," ujar Benny, ketika dihubungi, Kamis (20/9).

Sebaliknya, kata Benny, masyarakat harus mendorong agar para calon yang maju di pemilu bisa menghadirkan program yang konkret. Dengan begitu, masa kampanye akan diisi dengan kegiatan penyampaian informasi maksimal mengenai setiap tokoh sebelum waktu pemilu tiba.

Ia mengatakan, dengan sikap dewasa masyarakat, oknum yang memiliki niat menciptakan kegaduhan dan perpecahan tidak akan mendapat tempat. Mereka akan dengan sendirinya tenggelam.

"Karena kalau masyarakat tidak merespon black campaign, masyarakat dewasa, tidak terpancing, itu juga tidak akan laku jualannya," ujar Benny.

Benny menambahkan, dirinya optimistis masyarakat Indonesia sudah semakin dewasa dan dapat berpikir maju. Politik identitas diyakini tidak akan lagi bisa menjadi isu yang diangkat dan menimbulkan kegaduhan seperti yang terlihat pada Pilkada DKI Jakarta.

"Maka kurangi kebisingan dengan isu politik identitas.. Sekarang saatnya mulai kompetisi dalam ide dan gagasan. Itu yang dibutuhkan masyarakat bangsa kita saat ini," ujar Benny. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya