Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PDI Perjuangan, Partai Golkar dan Partai Gerindra diprediksi bakal menempati posisi tiga besar dalam pemilihan legislatif (Pileg) 2019. Elektabilitas ketiga partai tersebut masih yang tertinggi dibandingkan partai lain.
Berdasarkan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network Denny JA, PDI Perjuangan menempati urutan pertama dengan 22,1% elektabilitas. Ada kenaikan 0,4% dari survei sebelum Pilkada serentak 2018.
Posisi kedua diduduki Golkar dengan 15,8% elektabilitas dengan kenaikan 0,5% dibandingkan sebelum pilkada. Gerindra juga mengalami kenaikan dari 14,70% menjadi 15,2%.
"Partai yang potensial bisa merebut Pileg 2019, ada di top three kita yaitu PDI Perjuangan, Golkar dan Gerindra," kata peneliti LSI Denny JA Rully Akbar dalam rilis hasil survei 'Empat Isu Partai dan Ketua Umum: Sebelum dan Sesudah Pilkada' di kantor LSI Denny JA, Jakarta, Rabu (25/7).
Posisi keempat ditempati PKB dengan 7,2% dengan kenaikan sekitar 1% dari sebelum pilkada. Kemudian, Demokrat sebesar 5,4% atau naik sebesar 0,4% dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebesar 4,3% atau naik 2,1%.
"Dukungan terhadap tiga partai ini bisa meningkat jika mulai terasosiasi dengan capres (calon presiden) yang kuat dan program populer," jelas Rully.
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di posisi ketujuh dengan elektabilitas sebesar 3,8%, Perindo 3,1%, NasDem 3%, dan PAN 2,1%. Meski masih berada di angka 3 persen, Rully menilai keempat partai itu masih berpeluang lolos parliamentary threshold (PT).
"Jika ditambah margin of error 2,8%, empat partai ini masih mungkin lolos PT empat persen," ucap dia.
Tak lolos PT
LSI Denny JA memprediksi enam partai politik tak akan lolos PT empat persen. Partai tersebut, yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan 0,6%, Garuda 0,4%, Hanura 0,2%, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dan Berkarya masing-masing 0,1%.
Menurut Rully, elektabilitas keenam partai tersebut sulit untuk didongkrak. Bahkan, partai tersebut tak akan mencapai empat persen sekalipun ditambah dengan margin of error 2,8% dan sisa swing voters 16,6%.
"Tanpa usaha ektra, enam partai ini tudak akan lolos PT di Pemilu 2019," kata dia.
Survei ini dilakukan dalam kurun waktu 29 Juni-5 Juli dengan metode multistage random sampling. Jumlah responden dalam survei ini sebanyak 1.200 orang dan margin of error sebesar 2,9%. (Medcom/OL-3)
Surat dari DPP PDIP dibutuhkan untuk menyelesaikan perbedaan tafsir terkait penetapan caleg yang sudah meninggal pada Pamilu 2019. Dia juga menjelaskan surat balasan dari MA.
Yasonna keluar dari Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 16.45 WIB. Jalur pulang dia berbeda dengan saksi lainnya.
Sidang akan digelar pada hari Senin (24/2) pukul 13.30 WIB di Kantor Bawaslu Provinsi Sumatera Utara, Kota Medan.
Selain itu, Jokowi mengatakan, NasDem selalu konsisten mendukung dirinya saat bersama Jusuf Kalla maupun kini dengan KH Ma'ruf Amin.
Revisi UU Pemilu perlu disegerakan agar penyelenggara pemilu mempunyai waktu yang cukup dalam melakukan proses sosialisasi dan tahapan Pemilu 2024.
Peserta sekolah legislatif akan mendapatkan berbagai materi pelajaran tentang kedewanan sebanyak 40%, kepartaian 30%, dan pembangunan karakter 30%
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved