Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDAK butuh waktu lama, draf revisi Undang-Undang Pilkada segera diparipurnakan. Dalam draf tersebut, ada beberapa poin yang direvisi demi perbaikan UU Pilkada yang sebelumnya ialah Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Pilkada. Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi II dari Fraksi PKB Lukman Edy.
"Kemarin sudah menerima laporan Mensesneg, sudah ditandatangani presiden dan sudah ditandatangani di lembar negara. UU Nomor 1 Tahun 2015 dan UU Nomor 2 Tahun 2015," jelasnya saat ditemui di gedung parlemen, Jakarta, kemarin. Lukman Edy pun menegaskan Komisi II sudah sepakat untuk merevisi poin strategis.Poin-poin tersebut ialah jadwal pilkada serentak, syarat usia menjadi calon kepala daerah, serta paket dan jumlah pasangan calon. Berikutnya, mengenai uji publik, dan ambang batas kemenangan.
Lukman menyampaikan UU Pilkada tersebut akan menjadi usulan inisiatif DPR. Draf tersebut, lanjutnya, sudah disampaikan ke Badan Legislatif untuk disinkronisasikan menjadi usulan inisiatif DPR.Draf tersebut selanjutnya akan dibawa ke sidang paripurna dalam waktu dekat, jika sesuai rencana, pada Kamis (5/2) .
"Kalau sudah disahkan, dibawa ke presiden agar presiden mengeluarkan Ampres untuk memerintahkan Mendagri dan Menkum dan HAM untuk jadi leading sector. Kemudian kita perkirakan rapat bersama pada 10-14 Februari untuk bisa menyepakati drafnya," tukasnya.
Terkait pilkada bukan sebagai rezim pemilu, menurut Lukman, pihaknya telah berhasil menemukan jalan tengahnya. "Panja mengubah klausul UU dengan memberi mandat ke KPU untuk menyelenggarakan pilkada." Hal itu ditempuh lantaran DPR tidak melihat ada lembaga lain yang siap selain KPU. Untuk itu, DPR memberikan payung hukum memerintahkan penyelenggaraan pilkada kepada KPU.
Anggota Komisi II dari Fraksi PPP Arwani Thomafi menegaskan pembahasan dengan pemerintah tetap bisa segera tuntas pada masa sidang ini, yaitu pada 17 Februari mendatang. "Ini penting untuk kepastian hukum bagi penyelenggara pemilihan, parpol, dan teman-teman di daerah," ujarnya.
Dalam rapat pleno Komisi II DPR RI pada Senin (2/2) juga telah menyepakati pilkada serentak berlangsung pada 2016.Sikap Demokrat, PPP, dan PDIP mendorong pilkada serentak di 2015. Tujuh fraksi lainnya cenderung mendorong pada 2016. (Nur/Nov/P-2)
Selain daging ayam, harga cabai merah dan daging sapi di Kota Medan juga tercatat mengalami kenaikan pada awal Februari.
Kebutuhan bahan pokok merangkak mulai naik cabai merah dijual Rp88 ribu perkg, cabai rawit Rp72 ribu, cabai keriting Rp66 ribu, cabai japlak Rp87 ribu
JELANG Ramadan harga cabai merah, telur, beras, daging ayam, sayuran di sejumlah pasar tradisional merangkak naik hingga banyak para pembeli mengeluh.
Di Purwokerto, penurunan harga terjadi pada daging ayam ras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan telur ayam ras.
Selain stok beras CBP sebanyak 22.000 ton, Bulog Sulteng juga memiliki stok gula sekitar 236 ton serta minyak goreng sebanyak 537.000 liter.
Kenaikan harga di pasar tradisional terjadi pada telur, daging ayam, bawang merah, bawang putih, daging sapi, beras premium dan sayuran
Menteri Imipas menyampaikan hal itu saat panen raya jagung di Desa Bulang Kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur, Jumat (31/10).
PRESIDEN Prabowo Subianto, memberikan apresiasi atas capaian sektor pangan nasional di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Dalam Sidang Kabinet Paripurna, swasembada
Melalui pembangunan desa nelayan modern dan pencetakan sawah baru dalam skala masif, pemerintah menargetkan jutaan nelayan dan petani sejahtera.
LONJAKAN harga beras yang terus berlanjut sejak 2022 hingga 2025 menjadi alarm serius bagi ketahanan pangan nasional. Bergantung pada satu komoditas membuat Indonesia semakin rentan,
Jika benih unggul berkualitas disertai perawatan, pemupukan, serta pascapanen yang tertata baik, maka tingkat susut dari gabah kering panen hingga menjadi beras hanya sekitar 30%.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi aktif TNI dalam mendukung agenda nasional, khususnya Asta Cita ke-2 Presiden RI, yaitu mewujudkan swasembada pangan guna kemandirian bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved