Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MOTOR matic adalah jenis sepeda motor yang menggunakan sistem transmisi otomatis, sehingga pengendara tidak perlu mengoper gigi secara manual saat berkendara.
Motor matic ini memiliki sistem transmisi otomatis membuat perpindahan gigi berjalan sendiri sesuai kecepatan dan putaran mesin.
Busi yang kotor, aus, atau tidak berfungsi dengan baik bisa menyebabkan percikan api jadi lemah sehingga mesin susah menyala.
Saluran bahan bakar yang tersumbat atau kotor membuat bensin tidak bisa mengalir lancar ke mesin.
Aki yang sudah lemah atau rusak membuat motor sulit menyala, terutama saat starter elektrik.
Filter udara yang tersumbat membuat campuran bahan bakar dan udara tidak ideal sehingga mesin sulit hidup.
Pada motor matic yang masih karburator, masalah di karburator bisa bikin mesin mogok. Pada motor injeksi, injektor kotor bisa mengganggu penyemprotan bahan bakar.
Kabel yang tidak terpasang dengan baik bisa menyebabkan api tidak sampai ke busi.
Kerusakan komponen pengapian dapat membuat motor sulit menyala.
Oli mesin yang kotor atau kurang bisa menyebabkan gesekan berlebih dan mesin mogok.
Sensor ini memantau detak mesin, kalau rusak bisa membuat mesin mati mendadak.
Mesin yang terlalu panas bisa membuat motor mati mendadak.
Masalah pada sistem starter elektrik bisa membuat motor tidak bisa distarter dengan baik.
Agar tidak terjadi hal-hal tersebut, baiknya lakukan servis motor secara berkala. Lalu ganti oli motor per dua bulan sekali. (Z-4)
Motor matic mati mendadak biasanya terjadi akibat gangguan pada sistem pembakaran, kelistrikan, bahan bakar, atau sensor mesin, terutama pada motor matic injeksi
Motor matic sangat populer di Indonesia karena praktis, nyaman, dan cocok untuk semua kalangan, baik pelajar, pekerja, maupun ibu rumah tangga.
Motor ini menggunakan sistem CVT yang secara otomatis menyesuaikan putaran mesin dan kecepatan tanpa perpindahan gigi yang terasa.
Agar tidak terjadi hal tersebut, baiknya bersihkan CVT setiap 8.000 sampai 10.000 kilometer , gunakan V-belt dan oli CVT asli pabrikan, serta hindari akselerasi mendadak
Untuk performa lebih baik, gunakan tuas gas stabil dan jangan rem gas bersamaan di tanjakan. Pastikan tekanan angin ban sesuai standar agar tenaga tidak terbuang
Dengan kata lain, motor matic bisa langsung dijalankan cukup dengan memutar gas dan menekan rem, tanpa perlu repot menarik kopling atau mengganti gigi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved