Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

8 Penyebab Motor Matic Mati Mendadak

Reynaldi Andrian Pamungkas
01/1/2026 20:05
8 Penyebab Motor Matic Mati Mendadak
Berikut Penyebab Motor Matic Mati Mendadak(Freepik)

MOTOR matic mati mendadak adalah kondisi ketika mesin motor matic tiba-tiba berhenti hidup saat digunakan atau saat langsam, tanpa tanda yang jelas sebelumnya, sehingga motor tidak bisa langsung dijalankan kembali.

Motor matic mati mendadak biasanya terjadi akibat gangguan pada sistem pembakaran, kelistrikan, bahan bakar, atau sensor mesin, terutama pada motor matic injeksi yang sangat bergantung pada sistem elektronik.

Berikut 8 Penyebab Motor Matic Mati Mendadak

1. Aki Lemah atau Soak

Motor matic sangat bergantung pada aki. Jika aki lemah, sistem injeksi dan pengapian bisa terganggu hingga motor mati tiba-tiba.

2. Busi Kotor atau Rusak

Busi yang sudah aus, kotor, atau basah membuat pembakaran tidak sempurna dan mesin bisa mati mendadak.

3. Suplai Bahan Bakar Bermasalah

Bisa disebabkan bensin habis, pompa bensin lemah, atau filter bensin tersumbat.

4. Injektor atau Karburator Kotor

Pada motor injeksi, injektor yang kotor menghambat semprotan bensin. Pada karburator, spuyer kotor membuat mesin brebet lalu mati.

5. Sensor Mesin Error

Kerusakan pada sensor seperti TPS, CKP, atau MAP sensor dapat membuat ECU salah membaca kondisi mesin dan mematikan mesin.

6. Overheat

Sistem pendingin bermasalah, oli kurang, atau kipas radiator tidak bekerja bisa membuat mesin mati sebagai bentuk perlindungan.

7. Kabel atau Soket Longgar

Kabel massa, soket ECU, atau kabel koil yang longgar bisa memutus aliran listrik secara tiba-tiba.

8. Standar Samping Bermasalah

Saklar standar samping yang rusak atau macet bisa membuat mesin mati saat motor berjalan atau saat guncangan.

Untuk mengatasinya, coba servis rutin, cek aki dan busi secara berkala, gunakan bensin sesuai rekomendasi, jangan abaikan tanda brebet atau susah starter. (Z-4)

Sumber: yamahamotor, hondacengkareng



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya