Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

8 Penyebab Motor Matic Kurang Tenaga di Tanjakan

Reynaldi Andrian Pamungkas
07/10/2025 17:30
8 Penyebab Motor Matic Kurang Tenaga di Tanjakan
Berikut Penyebab Motor Matic Kurang Tenaga di Tanjakan(freepik)

MOTOR matic adalah jenis sepeda motor dengan transmisi otomatis yang tidak menggunakan kopling dan gigi manual.

Pengendara cukup memutar gas dan mengerem, sehingga motor ini lebih praktis dan mudah dikendarai, terutama di jalanan padat atau perkotaan.

Berikut 8 Penyebab Motor Matic Kurang Tenaga di Tanjakan

1. V-Belt Aus atau Kendur

V-belt berfungsi menyalurkan tenaga dari mesin ke roda belakang. Jika aus, retak, atau kendur, tenaga dari mesin tidak tersalurkan dengan sempurna, sehingga motor terasa lemot saat menanjak.

2. Kampas Kopling Ganda Aus

Kampas kopling ganda berperan penting saat motor mulai bergerak. Jika kampas sudah tipis atau licin, cengkeraman ke mangkuk kopling berkurang, menyebabkan motor selip dan kehilangan tenaga di tanjakan.

3. Roller CVT Sudah Rata atau Aus

Roller CVT berfungsi mengatur rasio gear otomatis. Kalau bentuknya sudah rata atau tidak seimbang, maka sistem CVT tidak bisa bekerja optimal, membuat akselerasi lambat terutama di tanjakan.

4. Filter Udara Kotor

Filter udara yang kotor membuat campuran udara dan bahan bakar jadi tidak seimbang, menyebabkan pembakaran tidak sempurna. Akibatnya, tenaga mesin menurun terutama ketika menanjak.

5. Karburator atau Injektor Kotor

Sistem bahan bakar yang kotor membuat pasokan bensin ke ruang bakar tersendat, mengurangi tenaga mesin. Ini sering terjadi pada motor injeksi yang jarang diservis.

6. Busi Lemah atau Kotor

Busi yang kotor atau sudah lemah membuat percikan api tidak maksimal, sehingga proses pembakaran tidak sempurna. Motor pun terasa ngeden atau tersendat saat nanjak.

7. Oli Mesin Terlalu Lama Tidak Diganti

Oli yang sudah kotor atau encer menyebabkan gesekan mesin meningkat dan tenaga berkurang. Motor matic pun jadi berat saat menanjak.

8. Beban Terlalu Berat

Motor matic memiliki batas beban maksimal. Jika terlalu banyak membawa barang atau boncengan berlebih, tenaga akan terasa berat di tanjakan.

Untuk performa lebih baik, gunakan tuas gas stabil dan jangan rem gas bersamaan di tanjakan. Pastikan tekanan angin ban sesuai standar agar tenaga tidak terbuang, serta servis rutin bagian CVT dan sistem bahan bakar. (Z-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik