Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
CVT atau Continuously Variable Transmission motor adalah sistem transmisi otomatis yang digunakan pada motor matic untuk mengatur perpindahan tenaga dari mesin ke roda tanpa perlu perpindahan gigi secara manual.
Sistem CVT banyak digunakan pada motor matic seperti Honda Vario, Yamaha NMAX, dan Suzuki Address. Sistem CVT motor matic bisa mengalami suara berisik atau kasar jika ada masalah pada komponennya.
Jika kampas kopling ganda sudah tipis atau aus, gesekan yang tidak normal bisa menimbulkan suara berisik seperti berdengung atau bergetar.
V-belt yang sudah aus bisa menyebabkan suara kasar atau gesekan saat mesin dinyalakan. Jika dibiarkan, V-belt bisa putus dan motor tidak bisa berjalan.
Roller yang aus atau tidak berbentuk bulat sempurna akan membuat suara gemuruh atau getaran berlebih saat akselerasi.
Pelumas kering atau kotor bisa membuat pergerakan komponen CVT tidak lancar, sehingga menimbulkan bunyi gesekan.
Jika terdapat kotoran, debu, atau baret pada rumah roller, maka suara kasar bisa muncul saat tarikan gas.
Per kopling ganda yang sudah lemah bisa membuat akselerasi motor tidak stabil dan menghasilkan suara kasar saat motor berjalan.
Bearing yang mulai aus atau longgar bisa menimbulkan suara gemeretak atau bunyi kasar saat motor dijalankan.
Jika kampas ganda tidak mencengkeram dengan baik, akan timbul bunyi kasar seperti gesekan logam atau getaran yang tidak normal.
Jika CVT motormu mulai berisik, lebih baik segera diperiksa agar tidak merusak komponen lainnya. (Z-4)
Motor matic mati mendadak biasanya terjadi akibat gangguan pada sistem pembakaran, kelistrikan, bahan bakar, atau sensor mesin, terutama pada motor matic injeksi
Motor matic sangat populer di Indonesia karena praktis, nyaman, dan cocok untuk semua kalangan, baik pelajar, pekerja, maupun ibu rumah tangga.
Motor ini menggunakan sistem CVT yang secara otomatis menyesuaikan putaran mesin dan kecepatan tanpa perpindahan gigi yang terasa.
Agar tidak terjadi hal tersebut, baiknya bersihkan CVT setiap 8.000 sampai 10.000 kilometer , gunakan V-belt dan oli CVT asli pabrikan, serta hindari akselerasi mendadak
Untuk performa lebih baik, gunakan tuas gas stabil dan jangan rem gas bersamaan di tanjakan. Pastikan tekanan angin ban sesuai standar agar tenaga tidak terbuang
Dengan kata lain, motor matic bisa langsung dijalankan cukup dengan memutar gas dan menekan rem, tanpa perlu repot menarik kopling atau mengganti gigi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved