Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MITSUBISHI Motors Corporation (MMC) mengumumkan dimulainya ekspor compact SUV Mitsubishi Xforce yang diproduksi oleh pabrik milik PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI).
Seremoni pelaksanaan ekspor dilaksanakan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (5/2) yang dihadiri sejumlah undangan, termasuk perwakilan pemerintah Indonesia, perwakilan pemerintah Jepang, dan pihak terkait dari Mitsubishi Motors.
Vietnam akan menjadi pasar ekspor pertama Mitsubishi Xforce di ASEAN, dan akan diluncurkan secara bertahap ke negara-negara ASEAN lainnya seperti Filipina diikuti oleh Asia Selatan, Amerika Latin, Timur Tengah, dan Afrika.
Baca juga : Ekspor RI ke Tiongkok Naik 25,66%, Terbanyak Feronikel
“Kami sangat bangga dapat melakukan ekspor dari pusat produksi kami di Indonesia. Ke depannya, kami berharap dapat mengekspor ke berbagai wilayah, sehingga dapat memberikan kontribusi lebih lanjut bagi perekonomian Indonesia dan perkembangan industri otomotif Indonesia,” ungkap President & Chief Executive Officer MMC Takao Kato.
Desember 2023 lalu, MMC telah memulai produksi dari L100 EV di fasilitas MMKI, berupa kendaraan EV commercial di kelas kei-car1 yang dikenal sebagai Minicab MiEV di Jepang. Momentum ini menjadi produksi pertama L100 EV di luar Jepang. (RO/S-3)
Baca juga : Ini Alasan MMKSI Kenapa Mitsubishi XForce Tanpa Sunroof/Panoramic Roof
Intan berharap, semoga teman-teman jurnalis bisa mencoba dan memberikan feedback apapun yang didapatkan kepada kami.
Program di IIMS 2024 ini melengkapi program penjualan model Mitsubishi Motors yang berlaku secara nasional pada Februari 2024.
Menurut Adityo, selain desainnya yang futuristis, yang membuat Xforce bagaikan mobil konsep karena hadirnya deretan fitur super canggih, nyaman dan efisien.
Menurut Kurita-san, urusan pemasangan panoramic roof sebenarnya bisa saja dilakukan, dan secara teknikal perusahaan tidak punya kesulitan untuk memasang panoramic roof.
Saat digeber pada kecepatan tinggi, terungkap fakta bahwa kendaraan ini sangat stabil saat diajak 'menari-nari' di jalan tol, meskipun dibekali ground clearance yang tinggi.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Delapan perusahaan asal Jawa Timur ambil bagian dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak yang dipimpin Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.
Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi produk Malaysia karena kedekatan budaya, selera, dan preferensi konsumen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved