Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
SAAT ini, DFSK Gelora E masih merupakan satu-satunya kendaraan komersial ringan berbasis listrik di Indonesia yang tersedia di pasar otomotif. Kendaraan listrik ini diklaim menawarkan performa yang kuat, aspek utilitas tinggi, serta perawatan yang mudah dan biaya servis berkala sangat terjangkau.
Meski DFSK Gelora E tidak menggunakan mesin konvesional, pemiliknya tetap harus melakukan pengecekan sejumlah komponen agar kondisinya bisa diketahui. untuk itu, DFSK memberikan sejumlah panduan bagian apa saja yang perlu di cek untuk perawatan kendaraan listrik;
Rutin Cek Radiator
Meski sudah tidak memiliki mesin, kendaraan listrik juga memiliki radiator yang berfungsi untuk mendinginkan kerja baterai dan motor listrik. Alhasil, coolant (air radiator) yang ada di dalamnya juga perlu diganti, walaupun tak perlu sering-sering melakukannya, cukup dilakukan setiap 60.000 km.
Perhatikan Oli Gardan
Meski kendaraan listrik tidak menggunakan oli mesin, bukan berarti tidak menggunakan pelumas sama sekali. Pemilik kendaraan wajib memperhatikan kondisi oli gardan.
Sebagaimana sebuah gardan, fungsinya sebagai penyalur tenaga. Gardan digunakan untuk menyalurkan tenaga dari motor listrik yang berada di depan, ke roda penggerak yang ada di belakang. Untuk periode penggantiannya khusus oli gardan setiap 20.000 KM atau 12 bulan pemakaian.
Mengganti Filter AC
Karena hubungannya dengan kenyamanan dan kesehatan pengendara, penggantian filter Air Conditioning (AC) disarankan rutin dilakukan guna menjaga sirkulasi udara di dalam kabin.
Pahami Buku Panduan
Meski terkesan sepele, pemilik mobil harus membaca buku manual kendaraan. Di sini terdapat seluruh informasi teknis yang terkait dengan kendaraan dimiliki. Bisa dibilang kendaraan listrik adalah barang baru buat mayoritas pengguna. Mungkin saja ada aspek-aspek penting yang belum diketahui, dan semua informasi tersebut ada di buku manual.
Servis di Bengkel Resmi
Apabila pemilik agak kesulitan untuk mengecek semua kondisi komponen tersebut, maka bisa serahkan kepada ahlinya. Caranya dengan datang ke bengkel resmi DFSK dan melakukan servis berkala setiap 10.000 KM atau 6 bulan sekali (tergantung mana yang lebih dahulu dicapai).
DFSK mematok untuk biaya perawatan berkala 1 tahun/20.000 kilometer DFSK Gelora E hanya Rp280.554 ribu. Artinya, pemilik cukup menyisihkan uang sebesar Rp768 per bulan. Bahkan untuk perawatan berkala 3 tahun / 50.000 kilometer cukup mengeluarkan uang sebesar Rp1.034.575, atau biaya servis per harinya cuma Rp944.
"DFSK Gelora E sebagai kendaraan listrik juga tetap membutuhkan pengecekan kondisi dan perawatan berkala. Silakan datang ke bengkel resmi DFSK yang tersebar di seluruh Indonesia dan teknisi kami yang sudah terlatih siap memberikan pelayanan terbaik serta didukung suku cadang asli dengan kualitas yang handal," ungkap Marketing Head PT Sokonindo Automobile Achmad Rofiqi melalui keterangan resminya, Jumat (23/6). (RO/S-3)
Di tengah suasana Lebaran, penderita penyakit autoimun perlu memerhatikan kondisi kesehatannya agar terhindar dari kekambuhan atau flare up.
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Rasa gatal pada ibu hamil biasanya berpusat di area perut dan payudara.
Faktor pertama yang paling berpengaruh adalah perilaku pengemudi di balik kemudi. Gaya berkendara agresif menjadi musuh utama efisiensi baterai.
Menciptakan aroma wangi di kamar tidur tidak hanya mendatangkan suasana menyenangkan, tetapi juga menjadi strategi penting untuk meningkatkan kualitas istirahat.
Apabila nyeri ulu hati sangat hebat disertai muntah, penderita disarankan untuk tidak memaksakan puasa.
Hingga saat ini, PLN bersama mitra telah mengoperasikan 4.769 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 3.097 lokasi di seluruh Indonesia.
Sebanyak 180 ribu mobil listrik diprediksi mudik Lebaran 2026. Kemenko Infrastruktur & Entrev pastikan kesiapan SPKLU dan layanan pendukung bagi pemudik EV.
Disediakan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sebanyak 13 unit di Rest Area Km 575 B dan 14 unit di Rest Area KM 575 A, yang beroperasional 24 jam.
Pemerintah percepat industri baterai kendaraan listrik dari hulu ke hilir. Entrev dan ESDM fokus siapkan SDM kompeten untuk dukung ekosistem EV nasional.
Maxus Indonesia meresmikan flagship dealer di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan.
TRANSISI energi kerap dipahami sebagai agenda teknokratis: menurunkan emisi, membangun pembangkit surya, mempercepat kendaraan listrik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved