Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
GREEN Tech kini menjadi salah satu merek otomotif yang ikut meramaikan pasar motor listrik di Indonesia. Motor listrik produksi PT Greentech Global Engineering tersebut diperkenalkan kepada masyarakat pada pada acara launching yang dibarengi peresmian showroom pertama mereka di daerah Kebun Jeruk, Jakarta.
“Industri kami terletak di daerah Tegal Alur dan mampu memproduksi sebanyak 1.000 unit per hari, atau kira-kira sekitar 300 ribu sampai 400 ribu per tahun. Kedepannya, kami akan terus meningkatkan produksi agar bisa mencapai arahan Presiden Jokowi yakni ada 2 juta unit motor listrik di tahun 2024 di Indonesia,” ungkap Direktur PT Greentech Global Engineering Cahyadi Burhan dilansir dari keterangan resmi, Kamis (26/1).
Cahyadi menambahkan, keunggulan Green Tech ketimbang motor listrik lain yang sudah ada adalah dari sisi ekonomis, di mana Green Tech lebih ekonomis dibanding merek motor listrik lainnya sekitar 40% sampai 50% dalam hal biaya operasional. Di samping itu, Green Tech akan menghadirkan titik-titik pengisian atau penggantian baterai di berbagai tempat.
“Berdasarkan survei yang kami lakukan, rata-rata motor listrik lain menghabiskan sekitar 10 ribuan per charging baterai dan harga tukar baterai juga cukup lumayan tinggi. Jadi kalau dibandingkan dengan bensin, sama saja. Kita menawarkan lebih murah dan juga akan dibangun charging station dan swab battery di 10 ribu titik sekitar Jabodetabek,” ucapnya.
Baca juga : Perluas Layanan, Chery Resmikan Diler di Pluit
Green Tech merupakan satu-satunya motor listrik yang akan menggunakan baterai buatan Tanah Air yaitu KK Bateraii yang disuplai oleh PT KKBrothers Baterai Inovasi. Sekarang ini ada dua jenis baterai yang digunakan Green Tech yakni super graphene dan satu lagi litium. Selain itu, baterai ini juga telah dilengkapi keamanan ganda yang membuat pengendara merasa aman dan nyaman dalam berkendara.
Direktur PT Greentech Elektrik Automotif Iman Budiaji Wibawa selaku perusahaan yang memasarkan Green Tech menambahkan bahwa ada delapan tipe Green Tech yang ada sekarang ini, yakni VP, Meta, Aero, Ranger, Scood, Hurricane, Unity dan Sporty. Tipe-tipe tersebut dihadirkan untuk memenuhi sesuai kebutuhkan masyarakat akan motor listrik. Bahkan selama launching akan ada promo yang dihadirkan.
”Khusus hari ini pada saat launching, ada promo yang kami hadirkan yakni potongan harga sebesar 25% untuk semua tipe. Selain potongan harga, kami juga memberikan bonus berupa jaket dan helm. Delapan tipe yang ada sekarang ini tentunya sudah lulus Quality Control yang sangat ketat dan juga sudah lulus uji tipe, dan sudah disertai STNK serta BPKB,” ujar Iman.
Selain delapan tipe motor yang sudah dipasarkan, Iman juga mengatakan bahwa Green Tech juga akan mengembangkan kendaraan listrik beroda tiga untuk keperluan pengangkutan barang, sampah dan lain sebagainya. (OL-7)
Menunda membersihkan sepeda motor usai kehujanan dapat memicu timbulnya jamur hingga korosi pada bagian-bagian vital.
Jika kondisi ini diabaikan, keausan komponen mesin akan dipercepat, performa kendaraan menurun drastis, dan risiko kerusakan serius—termasuk korosi—menjadi sangat tinggi.
Pengendara sepeda motor kadang menghadapi dilema ketika menghadapi hujan dan banjir, apakah harus menghentikan kendaraan atau tetap melanjutkan perjalanan.
SEPEDA motor listrik premium asal Indonesia, Alva, berpartisipasi dalam EICMA, pameran otomotif roda dua terbesar dunia di Milan, Italia.
Faktor borosnya konsumsi bahan bakar dari setiap kendaraan tidak hanya disebabkan oleh cara berkendara saja, melainkan modifikasi di berbagai bagian juga turut memengaruhi.
Pengendara sepeda motor dapat menghemat BBM dengan cara mengendarai motornya secara halus, tidak membejek gasnya secara mendadak ke RPM tinggi,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved