Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
HYUNDAI Motor Group (HMG) telah menetapkan visinya tentang energi hidrogen dan masyarakat hidrogen global atau global hydrogen society. Pada forum online global Hydrogen Wave pada Rabu (8/9), HMG memaparkan rencana mempopulerkan energi hidrogen pada 2040 melalui pengenalan teknologi baru dan solusi mobilitas di sektor transportasi dan industri lainnya.
HMG juga memaparkan rencana untuk menerapkan elektrifikasi pada semua model baru dari kendaraan komersial – termasuk juga fuel cell electric atau battery electric powertrains, serta penerapan fuel cell system – untuk semua model pada 2028.
"Visi HMG adalah menerapkan energi hidrogen di semua aspek kehidupan dan industri seperti rumah, tempat kerja, dan pabrik kami. Tujuannya adalah menjadikan hidrogen siap digunakan untuk semua orang (everyone), untuk apa saja (everything), dan di mana saja (everywhere)," ungkap Chairman HMG Euisun Chung di forum online global Hydrogen Wave.
Forum online global ini akan diikuti dengan pameran offline bertajuk HydroVILLE yang menampilkan berbagai konsep sel bahan bakar untuk mobilitas masa depan serta pembangkit tenaga.
Sejak pengembangan Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) pertamanya pada 1998, HMG telah mempersiapkan masa depan dari energi hidrogen. Tucson FCEV (ix35 Fuel Cell)diperkenalkan pada 2013 dan membuka peluang menuju produksi massal FCEV. Kemudian, pada 2018 HMG meluncurkan SUV FCEV generasi NEXO disusul peluncuran truk FCEV besar XCIENT Fuel Cell pertama di dunia pada 2020 .
Menurut Hydrogen Council, inisiatif global yang dipimpin oleh level CEO dari berbagai perusahaan energi, transportasi, industri, dan investasi terkemuka, energi hidrogen akan menyumbang 18% dari permintaan energi global pada 2050, dengan ukuran pasar sebesar USD 2,5 triliun. Popularisasi energi hidrogen juga akan membantu mengurangi emisi CO2 hingga lebih dari enam miliar ton per tahun, sekaligus menciptakan lebih dari 30 juta lapangan kerja baru.
Menurut HMG, kendaraan komersial mengeluarkan CO2 dalam jumlah yang lebih besar dan membutuhkan jarak tempuh yang lebih jauh dibandingkan kendaraan penumpang. Oleh karena itu HMG mngutamakan pemakaian hidrogen untuk sektor komersial untuk membantu mengatasi masalah iklim.
Untuk itu, HMG akan meluncurkan kendaraan komersial baru seperti bus dan truk bermuatan besar dengan sumber tenaga penggerak sel bahan bakar dan listrik untuk pasar global. Pada 2028, HMG berharap dapat menjadi produsen mobil global pertama yang menerapkan sistem sel bahan bakarnya ke semua model kendaraan komersial.
HMG saat ini telah mulai memproduksi XCIENT Fuel Cell dengan versi yang telah disempurnakan, sehingga menjadikannya sebagai truk bermuatan besar dengan sel bahan bakar pertama yang diproduksi secara massal di dunia. HMG juga mengembangkan XCIENT Fuel Cell berbasis traktor yang akan dirilis pada 2023.
Selama pagelaran Hydrogen Wave, HMG juga meluncurkan konsep 'Trailer Drone', sistem transportasi kontainer bertenaga hidrogen yang mampu beroperasi sepenuhnya secara otonom, dengan dua konfigurasi e-Bogie.
Selain itu, HMG akan sepenuhnya menghidupkan kembali pasar kendaraan komersial global termasuk Eropa yang saat ini terdiri dari 400.000 unit baru per tahun, melalui teknologi sel bahan bakar canggih generasi selanjutnya.
HMG akan mengembangkan sel bahan bakar PBV (Purpose Built Vehicle) berdimensi 5 hingga 7 meter untuk menargetkan pasar kendaraan komersial ringan global yang diproyeksikan mencapai tujuh juta unit penjualan per tahun pada 2030. Sebagian akan dicapai melalui ekspansi dalam kapabilitas bisnis dan mengaplikasikan sistem berkendara otonom dan robotik bagi sektor kendaraan komersial.
Sistem sel bahan bakar tidak hanya digunakan secara komersial untuk kendaraan seperti SUV NEXO, Electric City Bus dan truk XCIENT Fuel Cell, tetapi juga berpotensi diterapkan untuk kebutuhan lainnya pada tahun 2040, termasuk kendaraan berperforma tinggi, mobilitas udara perkotaan, robot , pesawat, dan kapal berukuran besar.
Sebagai hasil dari kemampuan tersebut, HMG akan memperluas cakupan sistem dan teknologi sel bahan bakar ke semua bidang sektor energi, termasuk penyediaan listrik dan pemanas untuk bangunan, sumber energi perkotaan dan pembangkit listrik.
Untuk mencapai hal ini, HMG berencana memperkenalkan sistem sel bahan bakar generasi baru pada 2023. Melalui R&D yang berkelanjutan, tim ahli HMG telah mampu mengurangi biaya sel bahan bakar secara drastis selama 20 tahun terakhir. Dengan memastikan daya saing harga, HMG ingin mencapai titik harga kendaraan sel bahan bakar yang sebanding dengan kendaraan listrik baterai pada 2030. (S-4)
Varian ini dirilis untuk memenuhi kebutuhan kendaraan di segmen kendaraan Sport Utility Vehicle (SUV) kompak.
Dirancang untuk konsumen dengan gaya hidup perkotaan yang dinamis, New CRETA Alpha menghadirkan karakter yang lebih matang
Sebagai Lead Automotive Partner Pinkfong Baby Shark Run 2025, Hyundai tidak hanya tampil sebagai logo di materi komunikasi, tetapi hadir secara nyata dalam pengalaman di Race Village.
CEO Hyundai José Muñoz mengungkap Gedung Putih menelepon langsung untuk meminta maaf atas penggerebekan imigrasi besar-besaran di pabrik baterai di Georgia.
Hyundai tidak menutup kemungkinan untuk memperkenalkan lebih dari satu model kendaraan baru selama sisa tahun 2025.
Sebanyak 316 pekerja asal Korea Selatan tiba di Bandara Internasional Incheon, Seoul, setelah sempat ditahan otoritas imigrasi Amerika Serikat.
Anggapan bahwa mengisi bensin di siang hari mendapatkan volume lebih sedikit ketimbang di malam hari memang memiliki landasan ilmiah, namun dampaknya tidaklah signifikan.
Produk UltraDex menghasilkan pembakaran lebih efisien sehingga menghasilkan performa mesin yang stabil.
Kehadiran Bobibos jika pada akhirnya memang sudah sah untuk didistribusikan ke masyarakat tentu akan menjadi tamparan paling keras untuk Pertamina.
Uji coba dan proses perizinan bahan bakar Bobibos diteruskan kepada Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE).
Dalam sesi Hybrid Experience, selain test drive Innova Zenix HEV, IC juga digelar kompetisi efisiensi bahan bakar.
Sifat etanol yang higroskopis, yakni mudah mengikat air dari udara, dapat menimbulkan masalah serius pada sistem bahan bakar kendaraan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved