Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Untuk mempercepat transformasi menuju era 'digital first', Mercedes-Benz AG berencana untuk mempekerjakan sekitar 1.000 pengembang perangkat lunak untuk menjadikan lokasi Sindelfingen di Jerman sebagai pusat fasilitas pengembangan sistem operasi Mercedes-Benz Operation System (MB.OS) di masa depan dalam kegiatan penelitian dan pengembangan global perusahaan.
Selain itu, terdapat 2.000 lapangan pekerjaan yang akan diciptakan pada jaringan R&D (Penelitian dan Pegembangan) global di berbagai pusat teknologi seperti Berlin, Tel Aviv, Seattle, Sunnyvale, Beijing, Tokyo, dan Bangalore.
Lokasi pusat pengembangan Mercedes-Benz di Sindelfingen ini merupakan salah satu pabrik kendaraan paling tradisional dari Daimler AG, yang memproduksi kendaraan kelas atas dan mewah dalam jaringan produksi global. Tempat ini juga dianggap sebagai pusat kompetensi terkemuka di dunia untuk keamanan, inovasi dan desain.
Chief Technology Officer and Member of the Board of Management of Mercedes-Benz AG Sajjad Khan mengatakan, untuk mengembangkan sistem operasi MB.OS internal di masa depan, perusahaan mengandalkan tim karyawan yang berkualifikasi tinggi, yang diperkuat hingga 3.000 posisi baru untuk para ahli perangkat lunak di seluruh dunia.
"Perangkat lunak dapat mengubah dunia, dengan membentuk sistem saraf pusat pada kendaraan modern kami, dan merupakan faktor penentu keberhasilan inovasi digital,” ujar Sajjad Khan dalam siaran pers, Senin (12/7).
Dalam jangka panjang, tambah Khan, perusahaan berencana untuk menghasilkan lebih dari 60 persen nilai tambah di bidang perangkat lunak di mobil, cloud, dan juga aplikasi IoT (Internet of Things) buatan sendiri.
MB.OS merupakan sebuah sistem operasi yang dikembangkan secara khusus untuk kendaraan Mercedes-Benz dan menjadi bagian dari Mercedes-Benz Technology Center yang sudah eksis. Meskipun demikian MB.OS tidak seperti smartphone. Perangkat keras dan perangkat lunak rekayasa otomotif merupakan dua sisi dari mata uang yang sama. Ini berlaku khususnya untuk area premium dan mewah, di mana pelanggan ingin menonjol dan mencari sesuatu yang istimewa
Tim ahli global bekerja secara konsisten untuk menghadirkan sistem operasi perusahaan, yang didukung oleh data dan dapat diperbarui secara fleksibel ke dalam kendaraan Mercedes-Benz mulai 2024. Perusahaan juga berencana untuk menghasilkan sekitar 1 miliar euro atau setara Rp17,22 triliun EBIT (laba sebelum bunga dan pajak) dengan layanan digital pada 2025. (S-4)
DUNIA otomotif klasik Indonesia tidak pernah bisa lepas dari bayang-bayang Mercedes-Benz W123, atau yang lebih akrab dikenal sebagai Mercedes-Benz Tiger atau "Mercy Tiger".
Semua bermula pada 29 Januari 1886, saat Carl Benz mendapatkan paten kendaraan pertama di dunia Benz Patent-Motorwagen.
Memasuki era elektrifikasi dan digitalisasi, Mercedes-Benz terus menetapkan standar baru melalui inovasi pada kendaraan listrik, sistem berkendara otomatis, serta pengembangan MB.OS.
Bos Nvidia, Jensen Huang, meluncurkan platform Alpamayo di CES 2026. Berkolaborasi dengan Mercedes-Benz, Nvidia siap hadirkan mobil tanpa pengemudi tahun ini.
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengapresiasi langkah Mercedes-Benz Club Indonesia yang akan mendirikan koperasi.
PasarPolis Insurance Broker dan Dipo Angkasa Motor menawarkan layanan proteksi kendaraan dengan manfaat all-risk untuk pembelian tunai mobil baru Mercedes-Benz di Tanah Air.
Transformasi itu bahkan mendorong efisiensi tinggi, mengubah budaya kerja, dan meningkatkan nilai bagi pelanggan.
Tech Data, anak perusahaan TD SYNNEX, resmi menjalin kerja sama strategis dengan Sangfor Technologies untuk menghadirkan solusi infrastruktur teknologi informasi (TI) terintegrasi.
Klinik gigi Smileworks di Kelapa Gading mengutamakan pemeriksaan komprehensif, edukasi pasien, dan teknologi kedokteran gigi berstandar internasional.
Masa depan akademik mahasiswa bergantung pada sejauh mana mereka mampu beradaptasi dengan teknologi tanpa kehilangan jati diri sebagai pembelajar yang kritis dan fokus.
Teknologi digital kian memainkan peran strategis dalam memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ritel mikro di Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Jepara memperkuat program UMKM Naik Kelas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved