Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
IMBAUAN untuk tetap di rumah dalam upaya untuk mencegah penyebaran covid-19 menjadikan kendaraan tidak sering digunakan seperti saat normal.
Padahal kendaraan yang sudah dioperasikan lalu 'diistirahatkan' dalam jangka waktu yang lama tidak membuat kondisi kendaraan menjadi lebih baik dibandingkan kalau terus dijalankan.
Oleh karena itu Mercedes-Benz membagi beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dilakukan agar kendaraan tetap dalam kondisi prima dan selalu siap pakai.
Yang pertama harus diperhatikan adalah bagian yang paling sering mendapatkan sentuhan tangan, karena area inilah yang bisa dibilang paling kotor sehingga perlu dibersihkan segera.
Sisa bekas lemak , keringat, dan kotoran lain dari tangan akan lebih mudah dibersihkan dibandingkan saat dibiarkan lama. Kotoran yang sudah lama, selain sulit dibersihkan juga berpotensi merusak permukaan yang dilapisinya.
Selain itu kotoran yang lama juga berpotensi menjadi sumber berkembang biaknya bakteri dan kuman yang tentu tidak diharapkan menjadi bagian dari mobil Anda.
Adapun wilayah yang perlu mendapat perhatian diantaranya adalah roda kemudi, tombol-tombol dan tuas pengoperasian, pegangan pintu eksterior maupun interior, konsol tengah, touch pad dan media display (bila ada), dan tombol pembuka dan penutup jendela.
Baca juga : Di Jepang, Odyssey Minivan untuk Mengantar Pasien Covid-19
Imabuan untuk tetap di rumah membuat banyak waktu yang dapat dimanfaatkan di sela-sela kesibukan sehari-hari Anda agar kita tetap produktif. Diantaranya dengan melakukan pengecekan kendaraan agar mobil tetap bersih dan aman serta siap digunakan saat dibutuhkan.
Misalnya dengan menyalakan mesin setidaknya dua kaloi seminggu selama 10 menit agar kondisi baterai (aki) tetap terisi.
Selain menyalakan mesin untuk mengisi ulang aki, cucilah kendaraan secara teratur untuk menghilangkan debu dan menjaga kebersihannya.
Jangan lupa periksa bagian kolong kendaraan dan kompartemen mesin. Mobil yang lama tidak digunakan menjadi tempat yang nyaman bagi hewan untuk bersarang. Mulai dari tikus, ular, hingga serangga. Waspadalah terhadap tikus mereka gemar menggigiti kabel sehingga merusak sistem kelistrikan.
Mercedes-Benz juga berpesan untuk secara rutin memindahkan posisi parkir kendaraan untuk mencegah 'flat spots' pada ban akibat tidak pernah dijalankan. Jika tidak memungkinkan memindahkan parkir,
Anda bisa menjalankan kendaraan di sekitar rumah dan kembali memarkirkan mobil di tempat semula minimal sekali dalam seminggu. Cara ini juga cukup efektif untuk menjaga kelenturan karet ban.
Tips terakhir dari Mercedes-Benz adalah sebisa mungkin menjaga kondisi udara di dalam kabin kendaraan dengan membuat sirkulasi udara secara teratur dengan membuka seluruh jendela agar udara dalam kabin berganti dengan udara segar. Bersihkan kabin menggunakan vacuum cleaner untuk menghilangkan debu dan kotoran. (OL-7)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved