Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
AJANG bulu tangkis tertua dan paling prestisius di dunia, All England 2026, berakhir dengan catatan kelam bagi tim Merah Putih. Untuk kedua kalinya secara berturut-turut sejak 2025, Indonesia harus pulang dari Birmingham tanpa membawa satu pun gelar juara. Kegagalan ini memicu alarm bagi dunia tepok bulu nasional, mengingat All England selama ini dianggap sebagai 'taman bermain' bagi para atlet Indonesia.
Langkah terjauh wakil Indonesia di edisi ke-116 ini hanya sampai babak semifinal melalui pasangan ganda putra muda, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Debut mereka yang impresif terhenti di tangan unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, dengan skor 19-21 dan 13-21. Sementara itu, nama-nama besar lainnya seperti Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Putri Kusuma Wardani harus gugur di babak perempat final.
Penurunan prestasi ini menjadi sorotan tajam karena terjadi tepat setelah masa transisi besar di tubuh Pelatnas PBSI. Berikut adalah tabel perbandingan performa Indonesia dalam lima tahun terakhir:
| Tahun | Gelar Juara | Sektor Juara | Pemain |
|---|---|---|---|
| 2022 | 1 Gelar | Ganda Putra | Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri |
| 2023 | 1 Gelar | Ganda Putra | Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto |
| 2024 | 2 Gelar | Tunggal & Ganda Putra | Jonatan Christie & Fajar/Rian |
| 2025 | 0 Gelar | - | Hanya mencapai Final |
| 2026 | 0 Gelar | - | Hanya mencapai Semifinal |
Dibandingkan dengan negara pesaing seperti Taiwan dan China yang mendominasi tahun ini, Indonesia tampak tertinggal dalam beberapa aspek krusial:
Kegagalan di All England 2026 harus menjadi titik balik bagi bulu tangkis Indonesia. Tanpa evaluasi radikal, tradisi emas yang dibangun sejak era Tan Joe Hok dan Rudy Hartono terancam hanya menjadi catatan sejarah yang kian memudar di tengah pesatnya perkembangan bulu tangkis negara lain.
Siapa juara All England 2026 sektor Tunggal Putra?
Lin Chun Yi dari Taiwan berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Lakshya Sen (India).
Apa prestasi terbaik Indonesia di All England 2026?
Langkah semifinal oleh pasangan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Kapan terakhir kali Indonesia tanpa gelar di All England sebelum 2025?
Indonesia pernah mengalami paceklik gelar dalam beberapa periode, namun kegagalan beruntun di 2025 dan 2026 menjadi salah satu rekor terburuk dalam satu dekade terakhir. (E-4)
GANDA putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin melangkah ke perempat final All England 2026 setelah menaklukkan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri pada babak 16 besar.
PASANGAN ganda putra Indonesia Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat berhasil mengamankan tiket babak delapan besar turnamen bulu tangkis All England 2026.
PEBULU tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, mengawali langkahnya di turnamen bergengsi All England Terbuka 2026 dengan hasil gemilang.
PASANGAN ganda putri Indonesia, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi, sukses melangkah ke babak kedua All England 2026.
GANDA putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, berhasil melangkah ke babak kedua All England 2026 setelah menumbangkan wakil Taiwan, Liu Kuang Heng/Yang Po Han.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved