Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Tyson Fury Umumkan Tanggal Comeback Lawan Makhmudov, Berikut Faktanya

Haufan Hasyim Salengke
13/2/2026 11:13
Tyson Fury Umumkan Tanggal Comeback Lawan Makhmudov, Berikut Faktanya
Tyson Fury.(Getty)

PETINJU profesional Inggris dan pemegang gelar juara dunia kelas berat, Tyson Fury, resmi mengumumkan laga comeback-nya melawan petarung tangguh Arslanbek Makhmudov. Duel panas ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Tottenham Hotspur, London, pada 11 April 2026.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Fury melalui unggahan di media sosialnya pada Kamis (12/2). Ini akan menjadi penampilan perdana 'The Gypsy King', julukannya, di atas ring sejak kekalahan pahitnya dari Oleksandr Usyk pada Desember 2024. 

Misi pembuktian diri

Setelah sempat menyatakan pensiun bulan lalu, petinju berusia 37 tahun ini tampaknya belum siap menggantung sarung tinju. Sang promotor, Frank Warren, mengungkapkan bahwa Fury saat ini tengah menjalani kamp pelatihan intensif di Tailan.

"Dia benar-benar bersemangat dan berlatih keras di Tailan. Kondisi fisiknya sangat prima," ujar Warren kepada Sky Sports.

Menurut Warren, Fury tidak hanya sekadar kembali bertarung, tetapi membawa misi besar untuk membuktikan bahwa dirinya masih menjadi penguasa di kelas berat. "Dia menjaga dirinya dengan baik dan sudah berada dalam mode siap tempur. Dia keluar untuk membuktikan sesuatu kepada dunia," tambahnya.

Lawan yang berbahaya

Lawan Fury kali ini, Arslanbek Makhmudov, bukanlah petinju sembarangan. Makhmudov dikenal memiliki daya pukul mematikan yang diprediksi akan menyulitkan Fury. Stadion Tottenham Hotspur yang memiliki kapasitas besar diharapkan akan dipenuhi penggemar tinju dunia yang menantikan apakah Fury masih memiliki sentuhan emasnya atau justru kian meredup pascakekalahan dari Usyk.

Pada usia 37 tahun, pertanyaan besarnya adalah apakah Fury masih memiliki kecepatan kaki dan refleks yang sama. Pelatihan intensif di Thailand menunjukkan Fury mencoba menurunkan berat badan agar lebih lincah. Secara mental, Fury harus membuktikan bahwa kekalahan pertamanya dari Usyk tidak menghancurkan kepercayaan dirinya yang selama ini dikenal sangat tinggi.

Meskipun baru kalah, Fury tetaplah petinju dengan kecerdasan di atas ring (IQ ring) tertinggi di kelas berat. Dengan tinggi 206 cm, ia akan mencoba menjaga jarak menggunakan jab dan memeluk (clinching) Makhmudov untuk menguras tenaga petinju asal Rusia tersebut. Strategi 'melelahkan lawan' kemungkinan besar akan diterapkan Fury untuk menang angka atau mencari celah di ronde-ronde akhir.

Sementara Makhmudov adalah tipe petinju 'monster' dengan kekuatan pukulan yang mampu mengakhiri laga dalam sekejap. Jika Fury lengah dan bermain terlalu terbuka seperti saat melawan Francis Ngannou atau Usyk, Makhmudov memiliki kekuatan untuk menjatuhkannya.

Jika Fury mampu kembali ke performa terbaiknya saat mengalahkan Deontay Wilder, ia diprediksi akan mendikte jalannya laga. Namun, jika ia gagal meredam agresivitas Makhmudov sejak awal, kejutan besar bisa terjadi di London.

Sebelum pengumuman terbaru ini, 'The Gypsy King' diberitakan membidik duel sesama petarung Inggris melawan pemegang sabuk WBO, Fabio Wardley, sebagai ujian besar berikutnya. (CNA/ Boxingnews/B-3)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Haufan Salengke
Berita Lainnya