Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Prihatin Kondisi Tinju Amerika Serikat, Mike Tyson Turun Gunung Cari Bibit Unggul

Haufan Hasyim Salengke
16/2/2026 07:53
Prihatin Kondisi Tinju Amerika Serikat, Mike Tyson Turun Gunung Cari Bibit Unggul
Mike Tyson.(Hindustantimes)

LEGENDA tinju dunia, Mike Tyson, meluncurkan sinyal waspada terhadap masa depan olahraga tinju di Amerika Serikat (AS). Sang mantan juara sejati kelas berat ini menilai tinju di negaranya mulai meredup dan kehilangan tajinya di level akar rumput.

Guna menghidupkan kembali gairah tersebut, pria berjuluk 'Si Leher Beton' ini resmi meluncurkan Mike Tyson Invitational, sebuah ajang invitasi tinju amatir yang akan digelar pada 12-14 Maret 2026 di Las Vegas.

Hilangnya Tradisi Juara

Tyson, yang kini berusia 59 tahun, mengenang masa mudanya di New York pada era 1980-an, di mana kompetisi amatir sangat menjamur. Baginya, banyaknya frekuensi bertanding adalah kunci melahirkan petarung hebat.

"Dulu, saya bisa bertarung di pameran Negara Bagian Ohio, lalu dua minggu kemudian bertanding di turnamen nasional di Colorado. Itulah yang kita butuhkan untuk bersaing dengan negara lain. Kita butuh lebih banyak kompetisi," ujar Tyson.

Ia merasa prihatin melihat status juara dunia kelas berat yang dahulu sangat prestisius, kini nyaris tidak dikenal oleh publik luas. "Dengarkan saya, tinju sedang sekarat, dan itulah yang mendorong saya bergerak," tegasnya.

Belajar dari Kesuksesan UFC

Meski tetap setia pada tinju, Tyson secara terbuka memuji model bisnis UFC di bawah pimpinan Dana White. Ia menilai organisasi MMA tersebut berhasil karena fokus pada aspek hiburan dan ketegasan dalam memilih petarung.

"Di UFC, jika seseorang bertarung dengan buruk, dia mungkin tidak akan dipakai lagi. Ini tentang hiburan. Di tinju, jika seseorang bertarung membosankan, mereka tetap saja menggunakannya. Kriterianya harus jelas: buatlah pertarungan yang menarik atau Anda tidak bisa berpartisipasi," kata pemilik rekor 50-7 tersebut.

Misi Mencari The Next Mike Tyson 

Invitasi ini diharapkan menjadi wadah bagi petarung amatir terbaik AS untuk saling berhadapan. Fokus utama Tyson adalah mengembalikan kejayaan tinju AS, terutama menjelang Olimpiade 2028 di Los Angeles.

Baginya, esensi tinju tetaplah sama sejak ia masih kecil, yaitu mengisi kursi penonton dan menghibur publik. "Dari sanalah kehebatan berasal," pungkas pria yang pernah memenangkan 12 laga profesional pertamanya lewat KO di ronde pertama. (ABC News/B-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Haufan Salengke
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik