Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PANGGUNG tinju dunia di Miami, Amerika Serikat, memanas setelah sesi timbang badan resmi antara mantan juara dunia kelas berat, Anthony Joshua, dan bintang Youtube yang beralih menjadi petinju, Jake Paul, tuntas dilaksanakan pada Sabtu (20/12) waktu setempat.
Hasil timbang badan mengonfirmasi bahwa Joshua (AJ) akan membawa keunggulan fisik yang masif saat naik ring pada Sabtu (20/12), kemungkinan sekitar pukul 09.30 atau 10.00 WIB, tergantung durasi partai yang lebih dulu dimainkan.
Hasil timbang badan menunjukkan perbedaan kelas yang nyata. Joshua mencapai berat 243,4 lbs (110,4 kg), hanya terpaut sedikit dari batas berat 245 lbs yang disepakati.
Bagi Joshua, angka ini merupakan berat badan teringannya sejak 2021, menandakan ia fokus pada kelincahan tanpa mengorbankan kekuatan pukulannya yang legendaris, serta menandakan kondisi fisik tertajam Joshua sejak kekalahan pertamanya dari Oleksandr Usyk pada 2021 lalu.
Sementara itu, meski lebih ringan, Paul menunjukkan transformasi fisik yang solid. Pengalamannya bertanding 14 kali menunjukkan bahwa ia bukan lagi sekadar ‘selebritas ring’, melainkan atlet yang serius mengejar legitimasi.
Tenang vs. Agresif
Suasana kontras terlihat jelas saat kedua petarung naik ke atas panggung. Jake Paul tampil meledak-ledak, memamerkan ototnya di hadapan penonton sambil berteriak bahwa dirinya sedang dalam kondisi ‘terfokus penuh’ (dialled in).
Sebaliknya, Anthony Joshua menunjukkan ketenangan seorang veteran. Tanpa banyak bicara, 'AJ' hanya memberikan gestur jempol sederhana setelah berat badannya dikonfirmasi. Namun, Joshua mengirimkan peringatan keras melalui wawancaranya dengan Netflix.
"Saya ingin para penggemar berdoa untuk saya, tapi saya juga ingin mereka berdoa untuk lawan saya, karena dia akan sangat membutuhkannya," ujar Joshua dingin.
Legitimasi Jake Paul
Meski terpaut jauh dalam hal prestasi dan pengalaman, Jake Paul (12-1) tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia datang dengan modal latihan tanding bersama mantan juara dunia Lawrence Okolie.
Okolie mengaku terkejut dengan perkembangan teknis Paul. "Dia jauh lebih baik sekarang. Sejujurnya, saya sempat takut saat pertama kali mendengar dia akan melawan AJ. Namun, Jake punya IQ tinju yang bagus dan nyali yang besar," ungkap Okolie.
Pertaruhan Reputasi dan Industri
Duel Anthony Joshua vs. Jake Paul mempertemukan dua figur dari dunia yang sangat berbeda. Joshua adalah petinju profesional kelas berat juara dunia sejati dari dunia tinju profesional mapan, sementara Paul adalah sensasi media sosial/Youtuber yang beralih ke tinju dan menarik perhatian besar dari budaya pop.
Duel ini bukan sekadar urusan adu jotos, melainkan benturan dua 'ideologi'. Paul mengeklaim dirinya memiliki pengaruh yang lebih besar bagi masa depan olahraga tinju dibandingkan Joshua.
"Jika orang peduli pada tinju, mereka akan ingin saya menang. Saya pikir saya lebih penting bagi olahraga ini (daripada Joshua)," klaim Paul sesumbar.
Bagi Joshua, laga ini adalah pertaruhan reputasi. Sebagai petinju yang meraih gelar juara dunia pertama kali pada 2016--saat Paul masih menjadi bintang remaja di Disney Channel--kekalahan bukanlah pilihan jika ia ingin kembali ke jajaran elit kelas berat dunia.
Pertarungan yang menarik perhatian lintas generasi ini dijadwalkan akan disiarkan secara global, menandai babak baru dalam tren kolaborasi antara olahraga profesional dan hiburan digital. (sky sports/B-3)
Perbedaan kelas dan jam terbang menjadi pemandangan mencolok saat Anthony Joshua menyudahi perlawanan Jake Paul dalam duel kelas berat di Kaseya Center, Miami, Sabtu (20/12).
Meski menang, Joshua mengakui performanya kurang maksimal setelah sempat kesulitan menghadapi pergerakan Paul di ronde-ronde awal.
Pertarungan tinju antara Jake Paul dan Anthony Joshua akan digelar pada 19 Desember mendatang.
Laga Jake Paul vs Anthony Joshua diperkirakan menjadi salah satu pertarungan yang menyita perhatian di penghujung 2025 karena mempertemukan figur populer dengan mantan juara dunia.
Davis merupakan pemegang sabuk juara WBA kelas ringan sejak Devin Haney melepas gelar pada 2023.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved