Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Dominasi Joshua Akhiri Petualangan Paul di Tinju Kelas Berat

Khoerun Nadif Rahmat
20/12/2025 14:51
 Dominasi Joshua Akhiri Petualangan Paul di Tinju Kelas Berat
Ilustrasi(sportingnews.com)

PERBEDAAN kelas dan jam terbang menjadi pemandangan mencolok saat Anthony Joshua menyudahi perlawanan Jake Paul dalam duel kelas berat di Kaseya Center, Miami, Sabtu (20/12).

Petinju asal Inggris itu hanya membutuhkan enam ronde untuk menghentikan Paul dalam laga yang sejak awal dinilai timpang tersebut.

Meski Paul mencoba bertahan dengan terus bergerak menghindari kontak, Joshua akhirnya berhasil memaksakan dominasi. 

Puncak tekanan terjadi pada ronde kelima saat Joshua dua kali menjatuhkan Paul. Laga benar-benar berakhir di ronde keenam setelah sebuah pukulan kanan telak dari Joshua membuat petinju Amerika Serikat itu tak mampu bangkit hingga hitungan wasit berakhir.

"Bukan penampilan terbaik saya, tetapi tujuan akhirnya adalah menghentikan dan memberi pelajaran kepada Jake Paul. Butuh waktu lebih lama dari perkiraan, namun pukulan itu akhirnya mendarat telak," ujar Joshua dikutip dari BBC.

Kemenangan ke-29 dari 33 laga profesional ini semakin mempertegas posisi Joshua di jajaran elite dunia. Ia pun langsung melontarkan tantangan terbuka bagi rival senegaranya, Tyson Fury, untuk sebuah duel yang telah lama dinantikan publik tinju dunia pada 2026 mendatang.

Di sisi lain, kekalahan ini memupus ambisi Paul yang sebelumnya sesumbar akan menciptakan kejutan besar. Petinju berusia 28 tahun yang mengawali kariernya sebagai kreator konten itu mengakui keunggulan fisik dan kekuatan Joshua.

"Saya rasa rahang saya patah. Namun, ini belum berakhir. Saya akan kembali untuk merebut sabuk juara dunia," ucap Paul yang dilaporkan menderita cedera cukup serius meski mampu meninggalkan ring tanpa bantuan.

Duel yang disiarkan secara global melalui platform Netflix ini kembali memicu perdebatan di kalangan pengamat tinju. Fokus utama tertuju pada aspek keselamatan dan etika pertandingan yang mempertemukan petarung dengan selisih pengalaman serta bobot yang sangat mencolok.

Kendati lebih bernuansa hiburan komersial dengan total hadiah mencapai 210 juta pound sterling, atau sekitar Rp4,68 triliun, kemenangan ini menjadi modal krusial bagi Joshua sebelum melangkah ke ujian yang lebih teknis dan menantang di masa depan.  (H-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik