Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, mengakui waktu persiapan mereka menjelang turnamen BWF World Tour Finals 2025 yang digelar di Hangzhou, Tiongkok, sangat terbatas. Namun, mereka bertekad memaksimalkan peluang di turnamen bergengsi akhir tahun tersebut.
Fajar Alfian menyebut persiapan yang mepet menjadi tantangan utama, terutama karena adanya agenda pribadi di tengah jadwal yang padat.
“Memang waktunya sangat terbatas, persiapannya juga cukup mepet. Kemarin secara pribadi saya juga memiliki beberapa agenda, tapi ya kami maksimalkan saja,” ujar Fajar di Hangzhou, Senin (15/12/2025).
Fajar menambahkan, ia dan Fikri sudah saling memahami strategi yang harus dilakukan dalam waktu singkat, mengingat situasi serupa bukanlah yang pertama mereka alami.
Turnamen World Tour Finals tahun ini menjadi pengalaman baru bagi Fajar. Ia sebelumnya selalu mencapai babak semifinal dalam tiga edisi terakhir saat berpasangan dengan Rian Ardianto.
“Ini adalah pengalaman pertama saya bermain di World Tour Finals bersama Fikri. Sekarang dengan pasangan yang berbeda, tentu ini menjadi pengalaman baru juga buat saya. Semoga di pengalaman yang baru ini bersama Fikri, saya bisa memberikan yang terbaik dan mudah-mudahan hasilnya bisa lebih baik dari sebelumnya,” harap Fajar.
Sementara itu, Muhammad Shohibul Fikri menyadari persaingan di World Tour Finals sangat ketat, karena turnamen ini hanya diisi oleh pasangan-pasangan terbaik dunia.
“Untuk peluang tentu selalu ada, tinggal bagaimana kami memanfaatkannya. Baik Grup A maupun Grup B, semuanya berisi pasangan-pasangan terbaik. Semua pemain yang ada di sini adalah yang terbaik, jadi tidak ada pertandingan yang mudah. Fokus kami adalah berusaha tampil sebaik mungkin,” tegas Fikri. (P-5)
Indonesia Terbuka level Super 1000 kini berdurasi 11 hari. PBSI sebut ini investasi strategis untuk prestise turnamen, peluang atlet, dan pengalaman sportainment bagi penonton.
PP PBSI menjadikan capaian di Kejuaraan Beregu Asia (BATC) 2026 sebagai bahan evaluasi krusial untuk mematangkan skuad menuju Piala Thomas dan Uber 2026.
Sebelum kemenangan di Bangkok ini, posisi Ubed masih berada di peringkat ke-44 dunia dengan total 33.485 poin.
Tim Bulu Tangkis Indonesia sukses menyabet status juara umum pada ajang Thailand Masters 2026.
Bagi barisan pemain muda Indonesia, ajang Super 500 ini menjadi ujian mental yang sesungguhnya. Ainur menyoroti kiprah Joaquin/Raymond yang meski gagal meraih gelar.
PBSI telah menyusun cetak biru menuju Olimpiade 2028.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved