Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Airlangga Hartarto: Wushu Target Minimal Tiga Emas di Thailand

Khoerun Nadif Rahmat
14/11/2025 18:19
Airlangga Hartarto: Wushu Target Minimal Tiga Emas di Thailand
Ketua PB Wushu Airlangga Hartarto menetapkan target realitis untuk raihan medali di cabor wushu pada SEA Games 2025 mendatang di Thailand.(Dok PB Wushu)

TIM wushu Indonesia menatap SEA Games 2025 di Thailand dengan target realistis. Ajang yang berlangsung pada 9 sampai 20 Desember 2025 itu akan menghadirkan jumlah nomor pertandingan lebih sedikit dibanding edisi sebelumnya.

Ketua Umum PB Wushu Indonesia Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa Thailand memangkas jumlah nomor wushu dari 21 nomor pada SEA Games 2023 Kamboja menjadi hanya 14 nomor untuk tahun ini. Kondisi itu membuat target medali juga disesuaikan.

Airlangga menegaskan bahwa sejumlah nomor andalan yang sebelumnya menghasilkan enam emas kini tidak lagi dipertandingkan. 

“Karena nomor andalan yang 6 dulu itu nggak dipertandingan, jadi yang kita kemarin dapat 6 itu seluruhnya dicoret. Tapi kita tetap target minimal 3 emas,” ujar Airlangga setelah membuka Rakernas PB WI di AKR Tower Jakarta Barat, Jumat (14/11).

Ia memahami kebijakan tuan rumah yang memiliki keleluasaan menentukan nomor yang dipertandingkan. 

“Nah, tentu memang di dalam kegiatan SEA Games biasanya tuan rumah yang punya katakanlah privilege untuk memilih. Sehingga tentu ini nanti akan menjadi tantangan lah, bagi para atlet yang saat sekarang sedang menjalani pelatnas di Tiongkok. Mudah mudahan kita bisa menjaga prestasi secara proporsional,” paparnya.

Rakernas PB WI kali ini juga membahas evaluasi program serta persiapan menghadapi sejumlah agenda besar. 

“Rakernas ini sangat strategis dan penting karena kita perlu mengevaluasi program di tahun 2025, sekaligus untuk melihat persiapan pada saat pertandingan yang besar di akhir tahun ini, yaitu SEA Games di Thailand. Dan kemudian juga ada Youth Olympic Games di Dakar di tahun depan, serta FISU World University Championship Combat di Brazil,” kata Airlangga.

Ia menambahkan bahwa wushu Indonesia juga dihadapkan pada agenda internasional lain. “Di depan ada kejuaraan dunia Wushu Junior di Tiongkok, ini serta Taolu dan Sanda World Cup. Indonesia juga ditunjuk untuk tuan rumah kejuaraan tradisional Asia,” sambungnya.

Sejumlah pejabat hadir dalam Rakernas, termasuk Sekjen PB WI Ngatino, , anggota Komite Eksekutif NOC Indonesia Harry Warganegara, serta perwakilan 27 Pengprov WI.

Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi KONI Pusat Mayjen TNI Purn Soedarmo menyampaikan harapannya wushu mampu mempertahankan capaian edisi sebelumnya.

“Jadi harus mampu dipertahankan pada pada saat SEA Games Kamboja (6 emas, 6 perak, 2 perunggu). Perolehan wushu selalu ada peningkatan medali, di Vietnam dua emas, di Thailand saya yakin tambah lagi kira kira delapan atau sembilan emas,” ungkapnya. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya