Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah merampungkan seluruh proses review terhadap cabang olahraga (cabor) yang akan diberangkatkan ke SEA Games 2025 di Thailand.
Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, menyampaikan bahwa kini tahap analisis peluang medali tengah dilakukan.
“Sejak tanggal 31 Oktober kemarin semua sudah diselesaikan oleh tim review,” ujar Surono.
Ia menjelaskan, tim review dibentuk secara teknis oleh Kemenpora yang terdiri atas pakar, praktisi olahraga, serta perwakilan dari KONI dan KOI. Proses review dilakukan terhadap 52 cabor, termasuk cabang unggulan yang sudah menjalani pelatnas berkelanjutan sejak pasca-Olimpiade Paris 2024.
“Kalau olahraga terukur itu akan lebih mudah karena datanya bisa di-tracing, tetapi yang menjadi masalah adalah cabang olahraga beregu dan bela diri yang subjektivitasnya tinggi. Itu yang sedang kami buat probabilitasnya, bagaimana presentasinya kita bisa mendapatkan medali emas, perak, maupun perunggu,” ujarnya.
Surono memaparkan, hasil analisis awal menunjukkan bahwa dari 87 medali emas yang diraih di SEA Games 2023 Kamboja, Indonesia berpotensi kehilangan sekitar 41 medali karena beberapa nomor tidak dipertandingkan di Thailand.
Namun, ada peluang tambahan dari cabang yang kini kembali dipertandingkan seperti panahan, dayung, menembak, serta beberapa cabang baru seperti woodball, modern pentathlon, mixed martial art, dan skateboard.
“Kalau ditotal, kita baru mendapatkan 78 emas. Sedangkan untuk bisa bertahan di posisi ketiga itu minimal kita mendapatkan 13,84 persen sampai dengan 15,90 persen dari total medali yang diperebutkan, yaitu sekitar 577,” katanya.
Setelah melakukan review, Surono menegaskan bahwa tahap selanjutnya adalah analisis peluang medali dari hasil review tersebut.
“Sekarang kami menganalisis, dari analisis itulah beberapa hari ke depan baru bisa ditentukan jumlah cabor yang diberangkatkan dan peluang medalinya berapa,” ujarnya.
Ia menargetkan minggu depan rapat bersama Menteri Pemuda dan Olahraga, Wakil Menteri, KONI, dan KOI dapat menentukan komposisi akhir kontingen Indonesia.
“Dari situ nanti paling tidak 85 sampai 90 persen sudah bisa diketahui persentasenya. Ketok palunya nanti pas saat pleno,” katanya. (I-3)
Kekuatan Indonesia terlihat pada skema pressing tinggi dan set-piece, yang menjadi kunci gol-gol penting di laga sebelumnya.
Hanya Indonesia wakil Asia Tenggara di semifinal Piala Asia Futsal 2026. Vietnam yang pernah menembus semifinal edisi 2016 gugur di tangan Indonesia.
Tim para panahan Indonesia berhasil menciptakan kejutan di ajang ASEAN Para Games 2025 yang digelar di Thailand.
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
TNI akan terus mendukung prajurit yang mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa melalui jalur olahraga.
Presiden Prabowo mengumumkan kenaikan pangkat Rizki Juniansyah menjadi Kapten TNI AL. Simak perjalanan kariernya dari emas Olimpiade Paris 2024 hingga rekor dunia SEA Games 2025
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi membuka seleksi terbuka untuk posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga.
Peter secara terbuka menyoroti masalah mendasar yang menjadi pekerjaan rumah yaitu munculnya polarisasi di tenis meja setelah adanya Indonesia Pingpong League (IPL).
MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memaparkan 28 agenda besar Kemenpora untuk tahun 2026 dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Gedung Nusantara I, Jakarta, Selasa (27/1).
KONTINGEN Indonesia sukses menutup perjuangan di ajang ASEAN Para Games (APG) Ke-13 Tahun 2025 di Thailand.
Pansel terdiri dari lima orang yang diketuai Sekretaris Kemenpora (Sesmenpora) RI Gunawan Suswantoro.
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved