Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
Dominasi Marc Marquez di ajang MotoGP 2025 kian sulit terbendung. Pembalap Ducati asal Spanyol itu kembali naik podium tertinggi usai menuntaskan balapan MotoGP Hungaria, Minggu (24/8).
Dengan kemenangan tersebut, Marquez berhasil mencatatkan kemenangan ketujuh secara beruntun musim ini.
Marquez tampil tanpa perlawanan berarti dan sukses membukukan double, menang dalam sprint race maupun balapan utama, untuk ketujuh kalinya secara beruntun.
Ia mengungguli kompatriotnya, Pedro Acosta yang membela KTM, sementara Marco Bezzecchi (Aprilia) harus puas finis di posisi ketiga.
Dengan hasil tersebut, Marquez kini kokoh memimpin klasemen dengan keunggulan 175 poin atas sang adik, Alex Marquez, yang hanya mampu finis di urutan ke-14.
Masih ada delapan seri tersisa musim ini, namun jarak poin yang sangat jauh membuat langkah Marquez menuju gelar dunia ketujuh kian terbuka lebar. (H-1)
Pencapaian terbaik Luca Marini di musim ini hadir di GP Hungaria, ketika finis keempat di Sprint Race dan menutup balapan utama di posisi kelima.
Jorge Martin mengaku masih harus beradaptasi dengan motor Aprilia Racing yang belum berjalan lancar sejauh ini.
MotoGP akan berlanjut dengan GP Hungaria, yang berlangsung di Balaton Park Circuit, Minggu (24/8).
Bagi Pol Espargaro, kesempatan ini sekaligus menjadi ujian berbeda setelah sebelumnya menjalani serangkaian tes di Balaton Park.
Lewis Hamilton mengaku kecewa dengan performa dirinya, usai berada di posisi ke-12 dalam sesi kualifikasi Grand Prix Hungaria.
MARC Marquez memanfaatkan metode visualisasi lintasan saat tes pramusim MotoGP untuk memastikan pilihan paket aerodinamika Ducati tetap kompetitif sepanjang musim.
Performa Bagnaia sepanjang musim 2025 yang naik turun membuat posisinya di tim pabrikan Borgo Panigale mulai disorot.
Saat ini, Marc Marquez masih terikat kontrak hingga akhir 2027 bersama Ducati Lenovo. Namun, dinamika bursa transfer pembalap yang sering bergerak lebih cepat memicu berbagai spekulasi.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved