Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM dunia kebugaran, squat telah menjadi latihan dasar untuk mengevaluasi kekuatan dan daya tahan seseorang. Menurut Dr. Edward Laskowski, spesialis kedokteran olahraga di Mayo Clinic, gerakan ini tidak hanya meningkatkan performa dalam berbagai olahraga, tetapi juga mencerminkan kesehatan fisik kita.
Pelatih pribadi Natalya Alexeyenko menekankan bahwa teknik yang tepat sangat penting untuk memaksimalkan manfaat latihan ini. Untuk melakukan squat yang sempurna, penting untuk memulai dengan postur yang benar: kaki selebar bahu dan jari-jari kaki sedikit mengarah ke luar.
Menjaga inti tubuh tetap aktif dan tulang belakang dalam posisi netral sangat penting untuk menghindari cedera. Saat Anda turun, paha Anda harus sejajar dengan tanah, pastikan lutut Anda tidak melewati jari-jari kaki. Kontrol gerakan ini merupakan kunci untuk melatih paha depan dan paha belakang secara efektif.
Jumlah squat yang harus dapat dilakukan seseorang bervariasi berdasarkan usia. Berikut rinciannya.
Pada rentang umur itu, pria harus melakukan squat sebanyak 50 kali dalam 60 detik. Perempuan harus melakukannya hingga 45 kali.
Menurut Alexeyenko, rentang usia itu merupakan saat kekuatan dan daya tahan biasanya berada pada puncak. Seiring bertambahnya usia, fokus bergeser ke upaya mempertahankan kekuatan dan mencegah cedera.
Di antara umur tersebut, targetnya dikurangi menjadi 40 squat untuk pria dan 35 squat untuk perempuan. Di sini, prioritasnya ialah mempertahankan mobilitas dan kekuatan.
Dalam interval umur itu, pria harus melakukan squat sebanyak 30 kali dan perempuan 25 kali. Latihan ini membantu menjaga kesehatan sendi dan kekuatan fungsional yang sangat penting untuk kehidupan aktif.
Pada rentang umur itu, jumlah squat yang disarankan sebanyak 25 squat untuk pria dan 20 squat untuk perempuan. Dalam rentang usia ini, olahraga teratur sangat penting untuk menjaga mobilitas dan mengurangi risiko jatuh.
Dalam usia tersebut, pria dan perempuan dianjurkan melakukan squat sebanyak 5 hingga 15 kali. Ini mungkin cukup untuk menjaga kesehatan fisik.
Kedalaman squat sangat bergantung pada mobilitas sendi pinggul dan pergelangan kaki. Jika punggung bawah terasa kencang, hal itu dapat membatasi kedalaman dan kesejajaran yang tepat. Selain itu, panggul yang miring ke bawah pada titik terendah squat dapat mengindikasikan otot inti yang lemah yang perlu diperkuat.
Pernapasan juga memainkan peran penting dalam melakukan squat. Menarik napas saat turun dan mengembuskan napas saat naik membantu menjaga kontrol dan stabilitas selama gerakan. Lengan harus diluruskan di atas kepala. Ini juga dapat menunjukkan mobilitas bahu yang baik.
Singkatnya, squat bukan hanya latihan penguatan tetapi juga alat untuk menilai kesehatan fisik kita. Dengan mengetahui jumlah squat yang dapat kita lakukan berdasarkan usia kita, kita dapat memiliki gambaran yang jelas tentang kemampuan atletik kita dan area yang perlu ditingkatkan.
Jadi, berapa banyak squat yang dapat Anda lakukan? Latihan sederhana ini mungkin menjadi kunci untuk tetap bugar dan sehat selama bertahun-tahun. (Fitguru/I-2)
Penderita diabetes bisa melakukan latihan aerobik setidaknya lima kali seminggu serta latihan otot atau latihan ketahanan dua atau tiga kali sepekan.
Menurut Liem Swie King, banyak pemain sekarang kehabisan tenaga ketika harus bermain hingga rubber game.
Dari sisi kesehatan, segala gerakan Ling Tien Kung akan menghasilkan panas, atau bahasa kedokterannya adalah vasodilatasi.
Bukan rahasia lagi bahwa aktivitas fisik sangat penting untuk menua dengan baik. Namun, ini tidak berarti Anda harus bergabung dengan gym untuk menikmati efek peningkatan umur
Rencana latihan di luar negeri juga bertujuan untuk mengasah kemampuan tim.
Para penggawa MLSC di ajang ini merupakan bibit-bibit terbaik yang berhasil dikurasi melalui kompetisi usia dini tersebut sepanjang 2024.
AHLI gizi di luar negeri menekankan bahwa kurma merupakan sumber energi cepat yang nyata dan berguna dalam rutinitas makan sehari-hari.
Tak kalah mencuri perhatian, Richie Leo, pelari berusia 67 tahun, membuktikan bahwa usia bukan halangan dengan memenangkan kategori Master.
Berbeda dari konsep fun run pada umumnya, PacaRUN justru mengajak peserta untuk melambat, membuka diri, dan menikmati setiap momen.
Nutrisi olahraga menjadi faktor penting yang menentukan energi, performa, dan pemulihan tubuh saat berolahraga.
Saat skor sempat imbang 16-16, Jonatan memilih bermain lebih tenang setelah membaca kecenderungan lawan yang mulai meningkatkan serangan.
Sabar/Reza tampil kompetitif pada gim pertama. Didampingi Hendra Setiawan sebagai pelatih, mereka memanfaatkan celah permainan lawan dan menutup interval dengan keunggulan 11-9.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved