Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
LEGENDA tinju Mike Tyson, 58, mengaku merasa "sedikit depresi" setelah kalah dari Jake Paul, 27, dalam pertandingan tinju yang disiarkan langsung di Netflix pada 15 November lalu. Dalam wawancara dengan Covino & Rich di Fox Sports pada 9 Desember, Tyson mengungkapkan perasaannya setelah kekalahan tersebut.
"Pertarungan itu sangat besar—kami sangat bersemangat," kata Tyson. "Saat pertandingan selesai, boom. Rasanya agak depresi. Kami berlatih selama sembilan bulan untuk ini."
Pertandingan di Stadion AT&T, Arlington, Texas, yang awalnya dijadwalkan pada Juli 2024, terpaksa diundur ke November karena Tyson mengalami ulkus yang mengancam nyawanya.
Tyson juga mengakui bahwa ia sempat "blank" selama pertandingan. "Saya tidak ingat banyak dari pertandingan itu. Rasanya seperti kehilangan fokus," katanya.
Setelah pertarungan, Tyson bahkan mempertanyakan keputusannya untuk kembali ke ring setelah 19 tahun pensiun. "Saya bangun keesokan harinya dan berkata pada istri saya, 'Kenapa saya melakukan itu?'" ujar Tyson, yang telah menikah dengan Lakiha Spicer sejak 2009.
Tyson juga mengungkapkan bahwa tubuhnya merasakan dampak fisik dari pertandingan tersebut. "Saya tidak ingat banyak, tapi tubuh saya benar-benar terasa sakit, dada dan perut saya sangat nyeri," jelasnya.
Dalam wawancara itu, Tyson juga menanggapi momen viral ketika bagian belakang tubuhnya terlihat saat acara streaming. "Televisi benar-benar telah berubah. Itu jadi viral, tapi menurut saya itu konyol," katanya sambil tertawa. "Saya sudah seperti itu sepanjang karier saya, pantat saya sering terlihat." (People/Z-3)
Jake Paul berhasil mengalahkan legenda tinju dunia Mike Tyson dengan kemenangan mutlak. Tiga juri memberikan keunggulan kepada Jake Paul.
Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) dan kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain di jagat maya menjadi pemicu utama kecemasan masyarakat saat ini.
Sifatnya yang non-invasif, tanpa obat, tanpa efek ketergantungan, dan tanpa downtime menjadi keunggulan terbesar Exomind.
Kepemilikan ponsel pintar pada remaja awal dikaitkan dengan faktor risiko penyakit jantung, diabetes, dan kanker.
Kesehatan mental pelajar semakin memprihatinkan. Data CDC dan WHO menunjukkan tingginya depresi, pikiran bunuh diri, dan kasus bullying pada remaja di sekolah.
Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga melakukan edukasi dan workshop kesehatan mental di sekolah-sekolah dan komunitas, serta penguatan tenaga psikolog klinis di puskesmas kecamatan.
Pengemudi mobil Audi yang menerobos Gerbang Tol Simatupang, pintu masuk utama menuju Tol JORR di Jakarta Selatan, pada Rabu (19/11) diklaim mengalami depresi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved