Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X mendapat tiket seumur hidup dari manajemen tim sepakbola PSIM Yogyakarta untuk menyaksikan pertandingan PSIM Yogyakarta.
"Sesuatu yang mungkin berkenan, lifetime ticket home-away," terang Direktur Utama PSIM Yogyakarta, Yulana Tasno, seusai bertemu dengan Sri Sultan di Kompleks Kepatihan, Senin (9/9).
Manajemen dan staf pelatih PSIM Yogyakarta bersilaturahmi dengan Sri Sultan untuk meminta restu mengikuti Kompetisi Liga 2. Pihaknya berharap, PSIM musim ini dapat bermain optimal sehingga bisa lolos ke Liga 1.
Baca juga : Sri Sultan: IKN Merefleksikan Tiga Momen Penting dalam Sejarah Bangsa
Terkait persiapan tim dalam mengikuti kompetisi liga 2, PSIM telah mempersiapkannya secara optimal. Proses rekrutmen telah dilakukan dengan baik, termasuk mental dan disiplin pemain dan staf pelatih.
Liana menjelaskan, salah satu pesan Sri Sultan dalam pertemuan itu adalah meminta agar manajemen PSIM memperkuat pembinaan atlet usia muda dan proses rekrutmen pemain yang berkualitas.
"Itu (pembinaan pemain muda dan perekrutan pemain) harus dilakukan dengan optimal agar (PSIM) mampu bersaing (dengan tim-tim lain)," terang dia.
Baca juga : Pedagang Teras Malioboro 2 Protes Direlokasi, Ini Jawaban Sri Sultan
Pesan Sri Sultan yang lain adalah para pemain harus mengeluarkan kemampuan maksimal pada setiap pertandingan. Menurut dia, menang dan kalah adalah biasa dalam sepak bola, tetapi mental pejuang pemain harus terus dibina dengan baik.
Liana pun mengaku, pihaknya juga sempat menyinggung soal sulitnya mendapatkan lapangan untuk berlatih. PSIM Yogyakarta akan mengawali Liga 2 kontra Adhyaksa FC di Stadion Mandala Krida pada 15 September 2024. (N-2)
Manajer PSIM, Razzi Taruna, menegaskan bahwa fokus utama Laskar Mataram saat ini adalah membenahi konsistensi penampilan guna mempertahankan tren positif yang telah diraih.
PSIM dipastikan tampil tanpa diperkuat Anton Fase dan bek asing Yusaku Yamadera, yang harus menepi karena masalah kesehatan di laga Super League kontra Semen Padang.
PSIM Yogyakarta selamat dari kekalahan saat menjamu PSBS Biak. Meski bermain dengan 10 orang, Laskar Mataram berhasil mengejar ketertinggalan dua gol.
Meski tampil cukup dominan saat melawan PSIM, Persija baru bisa mencetak gol lewat Maxwell pada menit ke-78. Allano menggandakan keunggulan Macan Kemayoran pada menit ke-90+5.
Pelatih PSIM tetap memuji performa anak asuhnya secara keseluruhan.
Macan Kemayoran melanjutkan tren positif dengan meraih kemenangan keenam secara beruntun di Super League.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved