Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

PSIM Yogyakarta Resmi Datangkan Jop van der Avert untuk Perkuat Lini Belakang

Basuki Eka Purnama
04/2/2026 03:34
PSIM Yogyakarta Resmi Datangkan Jop van der Avert untuk Perkuat Lini Belakang
Pemain anyar PSIM Jop van der Avert(X @PSIMJOGJA)

PSIM Yogyakarta bergerak cepat memperkuat komposisi skuad di bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Laskar Mataram secara resmi mengumumkan perekrutan bek tengah asal Belanda, Jop van der Avert, untuk mempertajam lini pertahanan dalam mengarungi sisa kompetisi.

Manajer PSIM Yogyakarta, Razzi Taruna, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan hasil diskusi strategis antara jajaran manajemen dan pelatih kepala, Jean-Paul van Gastel. 

Perekrutan Van der Avert didasari oleh kebutuhan mendesak akan tambahan amunisi di sektor belakang yang dinilai masih memiliki celah.

Berdasarkan evaluasi tim pelatih, kedalaman skuad menjadi masalah serius dalam beberapa laga terakhir. Keterbatasan pilihan pemain bertahan membuat PSIM kesulitan saat menghadapi tekanan lawan yang intens.

"Pelatih Kepala menggarisbawahi pentingnya kedalaman skuad, terutama di lini belakang. Di beberapa game terakhir, contohnya lawan Persebaya itu, kami sangat kekurangan opsi pemain di lini belakang," ungkap Razzi dalam keterangan resmi, Rabu (4/2).

Fleksibilitas dan Rekam Jejak Internasional

Kehadiran Van der Avert diharapkan mampu memberikan dimensi baru bagi strategi Van Gastel. Pemain jangkung ini dikenal memiliki kemampuan multiposisi, yakni fasih berperan sebagai bek tengah maupun bek sayap kiri. Hal ini tentu memberikan keuntungan taktis di tengah jadwal liga yang padat.

Selain fleksibilitas, rekam jejak profesional sang pemain juga menjadi pertimbangan utama. 

Sebelum mendarat di Yogyakarta, Van der Avert memiliki pengalaman merumput di kompetisi Belanda dan terakhir tercatat berkarier di Liga 2 Korea Selatan.

"Kualitas Jop menurut kami cukup baik karena ia memiliki pengalaman bermain di Belanda dan terakhir di Liga 2 Korea," tambah Razzi.

Menariknya, Van der Avert bukanlah sosok asing bagi Jean-Paul van Gastel. Keduanya pernah bersinggungan saat masih berkarier di Liga 2 Belanda, meski saat itu berada di pihak yang berbeda.

"Fakta menariknya, saat Coach Van Gastel melatih di Liga 2 Belanda, Jop pernah bermain menghadapi tim asuhannya. Jadi secara tidak langsung, pelatih sudah mengetahui karakter permainannya, meski belum terlalu detail," jelasnya.

Peluang Debut di Laga Derbi

Adaptasi Jop van der Avert akan diuji dalam waktu dekat. Jika proses administrasi dan persiapan fisik berjalan sesuai rencana, ia berpeluang besar melakoni debutnya dalam laga sarat gengsi pekan ke-20 menghadapi Persis Solo yang dijadwalkan berlangsung Jumat (6/2) mendatang.

Pihak manajemen berharap kehadiran pemain Belanda ini dapat segera memberikan dampak instan bagi kestabilan pertahanan Laskar Mataram.

"Harapannya Jop segera bisa beradaptasi dan berkontribusi untuk PSIM. Lalu, untuk laga terdekat melawan Persis, bisa jadi sudah ikut bermain," tutup Razzi. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya