Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Jean-Paul van Gastel Sebut Persija Layak Menang atas PSIM

Budi Ernanto
29/11/2025 06:01
Jean-Paul van Gastel Sebut Persija Layak Menang atas PSIM
Penjaga gawang Persija Jakarta Andritany Ardhiyasa (kedua kanan) menepis tendangan pesepak bola PSIM Yogyakarta Nermin Haljeta (tengah) dalam pertandingan lanjutan Super League 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (28/11).(ANTARA/RIVAN AWAL LINGGA)

PELATIH PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel mengakui keunggulan Persija Jakarta saat kedua tim bentrok pada laga Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat.

Kekalahan dengan skor 0-2 tersebut menjadi hasil negatif ketiga PSIM sepanjang musim ini. Hasil itu membuat Laskar Mataram tetap berada di peringkat keempat klasemen sementara dengan raihan 22 poin dari 13 pertandingan.

“Persija layak menang, namun kami tidak tampil buruk, menurut saya kami memulainya dengan baik. Pada babak pertama kami banyak kehilangan bola, mereka banyak menekan kami,” ujar Van Gastel dalam jumpa pers selepas laga.

Meski gagal membawa pulang poin, pelatih asal Belanda itu tetap memuji performa anak asuhnya secara keseluruhan.

“Namun secara keseluruhan, saya sangat bangga terhadap tim saya. Selama 13 pertandingan, kami berjuang untuk mendapatkan poin. Sayangnya kali ini Persija menang, namun setelah 13 pertandingan, tidak seorang pun menduga kami berada begitu tinggi di klasemen,” lanjutnya.

Pada pertandingan tersebut, Van Gastel juga memberikan kesempatan debut kepada penjaga gawang ketiga PSIM, Khairul Fikri. Keputusan itu dinilai berhasil, mengingat tantangan besar yang dihadapi sang pemain.

“Saya sangat puas dengan penampilan Fikri, karena itu begitu sulit, sebab ia adalah kiper ketiga. Dan dia harus bermain tandang melawan Persija, melakukan debutnya dengan atmosfr seperti ini,” kata Van Gastel.

Selain jalannya pertandingan, perhatian juga tertuju pada kehadiran suporter PSIM di tribun Stadion Utama Gelora Bung Karno. Meski bertentangan dengan regulasi I.League, suasana pertandingan tetap berlangsung kondusif dengan dukungan fan dari kedua kubu.

“Sangat menyenangkan melihat ada begitu banyak suporter melakukan perjalanan dari Yogyakarta ke Jakarta, hal itu memberikan energi dan semangat kepada tim. Dan rasanya menyenangkan melihat kedua tim dan penggemar dapat bersama-sama dalam suasana damai, menikmati suasana, dan menikmati pertandingan,” ujar Van Gastel.

Ia pun berharap regulasi larangan suporter tandang dapat ditinjau ulang di masa mendatang.

“Asosiasi menerapkan peraturan yang melarang kehadiran penggemar tim tandang. Mungkin mereka memiliki alasan tersendiri, namun jika pertandingan-pertandingan berlangsung seperti ini, mudah-mudahan mereka dapat kembali mengubahnya,” katanya. (Ant/I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya