Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Perjuangan petenis tuan rumah Emma Navarro melaju hingga semifinal AS Terbuka, akhirnya berakhir. Kamis malam waktu setempat atau Jumat (6/9) WIB pagi ini, ia dikalahkan petenis unggulan ke-2 Aryna Sabalenka, 6-3, 7-6(2).
Navarro tampil untuk pertama kalinya di turnamen ini, di mana ia antara lain mengalahkan juara bertahan Coco Gauff. Kemenangan berikutnya atas Paula Badosa dari Spanyol membuatnya mendapatkan tempat di semifinal Grand Slam pertamanya.
Meskipun kini kalah dari Sabalenka, Navarro telah meraih prestasi cemerlang. Pekan depan, untuk pertama kalinya petenis berusia 23 tahun itu akan berada di peringkat 10 besar dunia.
Baca juga : Sabalenka Senang Difavoritkan di AS Terbuka
Saat tiba di New York, Navarro bercanda dengan timnya bahwa ia ingin memenangkan satu pertandingan di AS Terbuka, dan ia berhasil mencapai tujuan itu.
Namun, jelas sejak awal menghadapi Sabalenka yang lebih berpengalaman di panggung yang sangat besar ini, akan menghadirkan tantangan yang berbeda.
Pertandingan malam itu adalah penampilan keempat Sabalenka di semifinal AS Terbuka berturut-turut. Ia telah melaju ke final di turnamen ini dua kali, kalah dari Gauff tahun lalu.
Baca juga : Menang Mudah Atas Emma Navarro, Aryna Sabalenka Melaju ke Perempat Final Prancis Terbuka
Menghadapi Sabalenka, Navarro bermain buruk pada servis pertama, melakukan tiga kesalahan forehand dan kehilangan servisnya. Namun, Sabalenka juga goyah dan kehilangan servisnya.
Dengan skor set yang imbang 2-2, kedua petenis mulai tenang. Namun, pola awal muncul. Kekuatan Sabalenka—yang selalu menjadi tantangan—tampaknya membuat petenis Amerika itu terpuruk. Sebagai respons, Navarro melancarkan pukulan defensif, yang diarahkan Sabalenka ke sudut dan ke tepi gari, yang cukup sering menghasilkan poin.
Permainan berisiko tinggi ini membuat petenis Belarus itu unggul 5-2. Navarro menahan servis, menutup permainan dengan ace, yang merupakan ace pertamanya. Namun, Sabalenka berhasil menutup set itu, 6-3.
Baca juga : Aryna Sabalenka Tersingkir di 16 Besar Indian Wells Masters
Di Set kedua, meski telah berjuang, Navarro gagal membendung unggulan kedua tersebut. Selama wawancara di lapangan seusai pertandingan, Sabalenka yang gembira menggoda penonton yang bersorak karena dukungan mereka yang tertunda untuknya.
“Oh, sekarang kalian semua mendukung saya,” katanya, sambil tertawa mengakui betapa sulitnya bersaing dengan petenis tuan rumah. (M-3)
Aryna Sabalenka, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari turnamen yang akan berlangsung di Doha pekan depan tersebut dengan alasan penyesuaian jadwal kompetisi.
Update peringkat tenis dunia (WTA) pasca Australian Open 2026. Elena Rybakina naik ke peringkat 3, Aryna Sabalenka kokoh di puncak.
Petenis Kazakhstan, Elena Rybakina, akhirnya merengkuh takhta Australia Terbuka 2026 setelah menumbangkan peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka.
ELENA Rybakina memastikan tempat di final Australia Terbuka 2026 dan akan menghadapi Aryna Sabalenka setelah menyingkirkan Jessica Pegula 6-3, 7-6 (9/7).
ARYNA Sabalenka lahir di Minsk, Belarus pada 5 Mei 1998. Selama kariernya, ia telah memenangkan dua belas gelar tunggal WTA, termasuk satu Grand Slam di Australian Open 2023.
BUKAN hal baru bagi Aryna Sabalenka, memastikan satu tiket di final Australian Open keempat secara berturut-turut. Setelah mengalahkan Elina Svitolina. Sabalenka sempat protes ke wasit
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved