Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
TADEJ Pogacar (UAE Team Emirates) terus menorehkan namanya dalam sejarah dengan penampilan dominannya pada etape gunung terakhir Tour de France.
Pogacar, yang sebelumnya memenangkan etape di Pegunungan Pyrenees, kali ini merebut kemenangan lagi di Pegunungan Alpen dengan mengalahkan Jonas Vingegaard (Visma-Lease a Bike) di puncak Col de la Couillole.
Kemenangan ini menandai lima kemenangan etape yang diraihnya di Tour tahun ini, menjadikannya orang pertama sejak Gino Bartali yang meraih lima kemenangan gunung di balapan sepeda terbesar dunia.
Baca juga : Pogacar Setahap Lagi akan Catatkan Rekor di Tour de France
Vingegaard, yang berada di bawah tekanan dari tim Soudal Quick-Step yang mendukung Remco Evenepoel, menunjukkan kelasnya dengan melakukan serangan balik pada tanjakan terakhir.
Ia finis tujuh detik di belakang Pogacar dan akan menjadi orang pertama sejak Marco Pantani pada 1998 yang memenangkan Giro-Tour double, jika ia tetap stabil pada uji coba waktu hari Minggu.
Richard Carapaz (EF Education-EasyPost), satu-satunya pelari yang selamat dari kelompok pelarian hari itu, finis di posisi ketiga, tetapi mengumpulkan poin maksimal pada dua dari empat tanjakan hari itu untuk mengamankan klasifikasi Raja Gunung.
Baca juga : Sukses Pertahankan Gelar Tour de France, Ini Catatan Waktu Vingegaard
Pogacar merayakan kemenangannya dengan semangat tinggi dan mengungkapkan kebahagiaannya selama wawancara pasca-balapan. Ia juga memberikan pujian kepada Vingegaard yang tampil kuat meski mengalami hari-hari sulit.
Dalam etape yang terpendek dalam Tour ini - hanya 132,8 km dari Nice ke puncak Col de la Couillole - balapan berlangsung sengit dan dramatis. Carapaz, yang memusatkan perhatian pada poin KOM, kesal ketika Matteo Jorgenson (Visma-Lease a Bike) meraih poin pada kategori 2 Col de Braus. Trio Enric Mas (Movistar), Wilco Kelderman (Visma-Lease a Bike), dan Bruno Armirail (Decathlon AG2R La Mondiale) mendapatkan keunggulan di turunan, diikuti oleh kelompok kecil lainnya saat pendakian yang tak henti-hentinya membelah peloton.
Pada akhirnya, Pogacar sukses menambah koleksi kemenangannya menjadi 16 etape Tour de France dengan mudah. Evenepoel, meski berusaha keras, harus puas dengan selisih 46 detik di tanjakan terakhir. Esok hari, para pembalap akan menghadapi satu uji coba terakhir, uji coba waktu individu di Nice, namun hasil keseluruhan tampaknya sudah ditentukan dan Pogacar kemungkinan besar akan menjadi favorit untuk menutup Tour yang menakjubkan ini dengan satu kemenangan lagi. (Eurosport/Z-3)
DOKUMEN resmi yang bocor mengungkapkan bahwa UEA berencana menggunakan pangkalan militernya untuk memperkuat Negara Israel dalam perjuangannya melawan Hamas di Palestina.
Ingin melancong ke Uni Emirat Arab? Ini 7 destinasi yang cocok bagi Gen Z dan Milenial yang ingin berkunjung ke Dubai.
TUJUH pejuang separatis tewas dalam serangan udara pada Jumat (2/1) ketika koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman membalas serangan yang gencar dilakukan Dewan Transisi Selatan (STC).
Saudi menyatakan penyesalannya atas tekanan UEA terhadap pasukan Dewan Transisi Selatan untuk melakukan operasi militer di perbatasan selatan.
MILITER Arab Saudi menyatakan bahwa angkatan udaranya menargetkan pengiriman senjata yang tiba di kota pelabuhan Yaman dari Uni Emirat Arab (UEA).
PAPAN reklame digital berukuran raksasa yang menyoroti dugaan peran Uni Emirat Arab (UEA) dalam perang Sudan kini terpampang mencolok di pusat Kota London, Inggris.
Pebalap asal Slovenia Tadej Pogacar kini telah mengoleksi empat gelar juara dalam enam partisipasinya di Tour de France, ditambah dua kali menjadi runner-up.
Tadej Pogacar finis di posisi keempat, namun ia tetap mengunci gelar juara umum Tour de France untuk keempat kalinya setelah sukses memimpin sejak awal lomba.
Tadej Pogacar berhasil mempertahankan keunggulan di etapi pegunungan terakhir di Tour de France.
Etape 19 Tour de France yang semula berjarak 129,9 km menjadi 95 km, akibat ditemukannya wabah penyakit kulit nodular menular pada kawanan sapi di Col des Saisies.
Ben O'Connor finis dengan catatan waktu 5 jam, 3 menit 47 detik, atau unggul 1 menit 45 detik dari pemimpin klasemen umum Tour de France Tadej Pogacar.
Kemenangan ini merupakan kemenangan kedua bagi Jonathan Milan di Tour de France 2025, setelah sebelumnya ia memenangi etape kedelapan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved