Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia mengaku tidak ingin lengah meskipun saat ini telah mengambil alih posisi puncak klasemen sementara dari rival terdekatnya, Jorge Martin (Prima Pramac). Setelah menjuarai Grand Prix Jerman pada akhir pekan lalu, Bagnaia kini duduk di posisi teratas kejuaraan dengan keunggulan 10 poin atas Martin.
"Kami tidak menjalani awal musim dengan mudah, tapi kami melakukan pekerjaan luar biasa dan bahkan di sini, yang bukan tempat favorit, kami bisa meraih kemenangan," ungkap Bagnaia, Selasa (9/7).
CEO Ducati Claudio Domenicalli mengatakan balapan di GP Sachsenring tidak dapat diprediksi.
Baca juga : Menang di GP Jerman, Francesco Bagnaia Puncaki Klasemen MotoGP
"Ini adalah balapan yang sulit diperkirakan. Dengan persaingan yang begitu ketat, kesalahan kecil dapat mengubah hasil balapan sepenuhnya," ucap Domenicalli.
"Saya masih ingin mengucapkan selamat kepada semua orang karena mereka sekali lagi memberi kami banyak kegembiraan," imbuhnya
MotoGP 2024 kini memasuki masa jeda musim panas dan akan berlanjut pada awal Agustus nanti di Sirkuit Silverstone, Inggris.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Bagnaia, gagal menunjukkan performa konsisten seperti dua musim sebelumnya.
Musim lalu menjadi periode yang cukup berat bagi Jorge Martin. Alih-alih menunjukkan dominasi, ia justru lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan dibandingkan di atas lintasan.
Pembalap Aprillia Racing Jorge Martin dihukum dua long lap penalty saat tampil di GP Valencia yang akan berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (16/11).
Pembalap Aprilia Jorge Martin, sebelumnya, absen karena menderita patah tulang selangka kanan ketika bersaing di sprint race yang berlangsung di Sirkuit Motegi.
Pembalap Aprilia Racing Jorge Martin masih belum sepenuhnya pulih dari cedera patah tulang selangka yang dideritanya saat menjalani balapan Sprint di Sirkuit Motegi, Jepang.
Jorge Martin sudah absen di GP Jepang, GP Indonesia, dan di GP Australia, saat ia digantikan oleh pembalap penguji Aprilia, Lorenzo Savadori.
Hingga kini, Jorge Martin masih dalam masa pemulihan pascaoperasi bahu akibat insiden di Motegi, Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved