Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola mengaku sangat gembira karena mendapatkan tanda tangan pembalap yang kompetitif seperti Jorge Martin.
Sebagaimana diketahui, penggemar MotoGP sempat dibuat penasaran soal teka-teki transfer pembalap. Sampai akhirnya, Aprilia mengumumkan telah menggaet Jorge Martin untuk musim depan.
Sebab, santer dikabarkan bahwa Martin berebut kursi pembalap tim pabrikan Ducati dengan Marc Marquez. Aprilia mengontrak Martin pekan lalu setelah GP Italia di Mugello.
Baca juga : Ducati segera Umumkan Pendamping Bagnaia untuk Musim Depan
Kedatangan Martin di tim Aprilia pun disambut baik oleh Rivola dengan menyebutkan bahwa saat ini pihaknya telah memiliki salah satu pembalap top di grid.
"Kami ingin memiliki pembalap top karena Aleix (Espargaro) akan mengakhiri kariernya bersama kami dan dia pantas mendapatkan pembalap terbaik setelahnya," kata Rivola mengutip Crash, (11/6).
"Dia benar-benar membantu kami membawa Jorge ke sini. Saya pikir Jorge memperjuangkan gelar tahun lalu, dia akan memperjuangkannya tahun ini dan kami ingin bertarung tahun depan tapi dengan motor kami."
Baca juga : Bagnaia Menangi MotoGP Catalunya
"Mari kita lihat apakah kami bisa melakukan super couple dengan Maverick (Vinales). Tapi kami senang dan termotivasi," imbuhnya.
Martin, yang memimpin klasemen sementara MotoGP, sangat dimungkinkan menjadi juara dunia di tahun terakhirnya bersama Pramac Ducati.
Santer beredar kabar, indikasi Ducati akan mempromosikan Martin jika dia memenangkan kejuaraan dunia tahun ini. Oleh karena itu, akan sangat menyakitkan bagi Ducati jika mereka kehilangan Martin.
Baca juga : Marc Marquez Resmi Gabung Ducati untuk MotoGP Musim 2025
Terlepas dari apakah dia memenangkan gelar atau tidak, merekrut Martin adalah sebuah raihan besar bagi Aprilia.
"Ini adalah sebuah kegembiraan besar. Pesan untuk perusahaan adalah bahwa kami tidak akan memiliki alasan lagi dan inilah mengapa penting untuk memiliki pembalap lain seperti Maverick, yang untuk saat ini menjadi referensi bagi kami," sebut Rivola.
"Kita lihat saja nanti, tapi yang jelas kami sangat senang dengan hal ini." (Z-6)
Musim lalu, secara mengejutkan, Marco Bezzecchi berhasil mengakhiri kompetisi di peringkat ketiga klasemen akhir dengan koleksi 353 poin.
Musim lalu menjadi periode yang cukup berat bagi Jorge Martin. Alih-alih menunjukkan dominasi, ia justru lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan dibandingkan di atas lintasan.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Pembalap Aprilia Jorge Martin, sebelumnya, absen karena menderita patah tulang selangka kanan ketika bersaing di sprint race yang berlangsung di Sirkuit Motegi.
Setelah finis ketiga di sesi Sprint Race GP Portugal, Marco Bezzecchi mampu memperbaiki strategi dan tampil dominan di balapan utama di Sirkuit Portimao.
Pembalap Aprilia Racing Jorge Martin masih belum sepenuhnya pulih dari cedera patah tulang selangka yang dideritanya saat menjalani balapan Sprint di Sirkuit Motegi, Jepang.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Bagnaia, gagal menunjukkan performa konsisten seperti dua musim sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved