Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Spanyol Carlos Alcaraz berharap bisa menyamai rekor 24 titel juara Grand Slam milik Novak Djokovic di akhir kariernya. Petenis berusia 21 tahun itu menjadi juara Prancis Terbuka seusai mengalahkan Alexander Zverev lewat duel ketat lima set dalam partai final, Minggu (9/6) malam WIB.
Alcaraz menang 6-3, 2-6, 7-5, 6-1, dan 6-2 dalam pertandingan yang berlansung selama hampir empat jam tersebut. Ia meraih gelar Grand Slam ketiganya setelah kesuksesan di AS Terbuka dan Wimbledon.
Catatan rekor lainnya, ia menjadi juara termuda kedua di turnamen lapangan tanah liat sejak 2000 dan merupakan pemain Spanyol ketujuh yang meraih kemenangan di Roland Garros.
Baca juga : Carlos Alcaraz Menangkan Gelar Grand Slam Ketiga di Prancis Terbuka 2024
Usai kemenangan, ia mengatakan memiliki ambisi bisa menyamai rekor Djokovic yang menjadi peraih gelar tunggal Grand Slam terbanyak dengan 24 gelar.
“Sebelum menghadapi final ini, dia (pelatih, Juan Carlos Ferrero) mengatakan kepada saya, Anda akan berjuang untuk gelar Grand Slam ketiga Anda, dengan semua yang telah Anda lalui, dan Anda tahu bagian sulit dari memenangkan Grand Slam, dan Djokovic punya 24 (gelar Grand Slam),” ujarnya.
"Jadi ini sulit dipercaya. Saat ini aku tidak bisa memikirkannya. Saya hanya ingin terus maju dan mari kita lihat berapa banyak Grand Slam yang akan saya ambil di akhir karier saya. Mudah-mudahan bisa mencapai angka 24, tapi saat ini saya akan menikmati gelar yang ketiga, dan mari kita lihat di masa depan.”
Baca juga : Alcaraz Ingin Menyejajarkan Namanya dengan Para Legenda Tenis Spanyol
Alcaraz bergabung dengan sejumlah nama terkenal Spanyol dalam menjuarai Prancis Terbuka, termasuk raja Roland Garros Rafael Nadal dan pelatihnya sendiri, Ferrero.
"Memenangkan Grand Slam selalu spesial. Memenangkan kemenangan pertama di setiap Grand Slam selalu sangat istimewa. Namun di Roland-Garros, mengetahui semua pemain Spanyol yang telah memenangkan turnamen ini dan mampu memasukkan nama saya ke dalam daftar (juara) adalah sesuatu yang luar biasa," kata Alcaraz
Di usianya yang masih sangat muda, Alcaraz sudah meraih banyak prestasi. Dengan tiga Grand Slam yang diraih dan juga menjadi pria termuda yang mencapai peringkat 1 dunia pada usia 19 tahun. Namun pemain kelahiran Murcia itu menilai kemenangan Prancis Terbuka ini terinspirasi dari keinginan untuk bangkit dari cedera dan beban fisik yang dialaminya menjelang final.
“Saat ini mengangkat trofi Roland Garros, mengetahui semua yang saya lalui sebulan terakhir dengan cedera dan sebagainya, saya tidak tahu. Mungkin ini adalah momen yang sangat saya banggakan pada diri saya sendiri, karena semua yang telah saya lakukan sebulan terakhir,” ujarnya. (Eurosport/P-5)
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri harus puas keluar sebagai runner up pada ajang Prancis Terbuka 2025.
Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani dihentikan ganda Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan 19-21, 21-16, dan 19-21 di laga perempat final Prancis Terbuka.
Di laga perempat final Prancis Terbuka, Fajar/Fikri mengalahkan pasangan Malaysia Junaidi Arif/Roy King Yap, dengan 21-14 dan 24-22.
Indonesia tidak lagi memiliki wakil di tunggal putra.
Alwi Farhan melaju setelah menyingkirkan wakil Irlandia Nhat Nguyen lewat pertarungan tiga gim 16-21, 21-12, dan 21-17 di Glaz Arena, Cesson-Sevign, Prancis, Kamis (23/10).
Langkah Jafar/Felisha dipastikan terhenti di 16 besar Prancis Terbuka usai kalah dari ganda Thailand Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran dua gim langsung 19-21 dan 17-21
Djokovic terakhir kali manjurai Grand Slam dalam US Open 2023
Petenis Italia Jannik Sinner mengakui kekalahannya dari Novak Djokovic di semifinal Australia Terbuka sebagai salah satu yang paling menyakitkan dalam kariernya.
Setelah kalah di set pertama dan kemudian tertinggal 1-2, Djokovic bangkit mengalahkan juara bertahan dua kali itu dengan skor 3-6, 6-3, 4-6, 6-4, 6-4.
Hasil Australia Terbuka 2026 menampilkan kemenangan Carlos Alcaraz, Aryna Sabalenka, dan Coco Gauff yang melaju mulus ke putaran ketiga di Melbourne.
Kenali Janice Tjen, petenis Indonesia yang mencetak sejarah di Australian Open 2026. Simak profil, prestasi, dan fakta menarik perjalanannya di Grand Slam.
Janice Tjen cetak sejarah di Australia Terbuka 2026 usai singkirkan unggulan ke-22, Leylah Fernandez. Ia merasakan momen yang sangat spesial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved