Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPUTI IV Kementerian Pemuda dan Olahraga Bidang Pembinaan Prestasi Surono menegaskan cabang olahraga unggulan tak usah risau perihal dana pemusatan latihan nasional (pelatnas) SEA Games 2025 Thailand.
Pemerintah akan mengusulkan dana tambahan untuk menggelar pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang untuk persiapan menghadapi SEA Games 2025 Thailand.
"Kalau anggaran tambahan itu dapat, akan kita segera pelatnaskan persiapan menghadapi SEA Games 2025 untuk cabor unggulan," ujar Surono seperti dilansir dari Antara, Rabu (8/5).
Baca juga : Tenis Meja Dicoret, PB PTMSI Kecewa tidak Bisa Berpartisipasi di SEA Games 2023
Surono juga mengatakan proses pembinaan jangka panjang sejumlah cabang olahraga tidak akan terputus. "Jika terputus, maka kita harus mulai dari nol lagi," ungkap Surono.
Surono mencontohkan dengan negara-negara lainnya yang melakukan pembinaan olahraga jangka panjang mengalami kenaikan prestasi dari tahun ke tahun.
"Namun jika program Pelatnas di Indonesia terputus selama setahun misalnya, maka kita harus memulainya lagi dari nol," katanya.
Untuk itu, pihaknya mengusulkan dana tambahan Pelatnas, karena ada beberapa agenda multievent penting, selain untuk persiapan SEA Games 2025, juga untuk para atlet junior untuk persiapan Asian Youth Games di Tiongkok, serta Olympic Youth Games di Dhaka pada 2025 mendatang.
"Jadi kami tidak akan memutus mata rantai pembinaan terutama bagi cabang olahraga unggulan. Agar prestasi tetap terjaga," katanya. (Z-6)
Indonesia juga mengirimkan atlet pada tiga nomor eksibisi yakni flying disc, tarik tambang, dan paralayang.
Sepak bola tidak menjadi cabor unggulan emas Indonesia di SEA Games 2025. Berikut cabang olahraga yang menjadi unggulan meraih medali emas
“Empat medali perunggu ini bukan hanya soal hasil, tapi bukti nyata dari kerja keras, disiplin, dan komitmen seluruh tim."
KOMITE Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) resmi mengesahkan enam cabang olahraga sebagai anggota baru. Pengesahan tersebut dilakukan pada Rapat Anggota Luar Biasa, Rabu (16/7).
Ajang ini tidak hanya menjadi panggung kompetisi olahraga otak, tetapi juga memberikan dampak ekonomi, pariwisata, serta menjadi ajang silaturahmi masyarakat dari berbagai wilayah.
Enam federasi penerima ditentukan melalui undian yang dilakukan dalam Rapat Anggota Tahunan KOI pada April lalu.
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka babak baru dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan merekrut 101 atlet SEA Games.
Prabowo juga memberikan nasihat kepada lifter nasional Rizki Juniansyah yang baru saja menerima bonus sebesar Rp1 miliar dan kenaikan pangkat dua tingkat lebih tinggi.
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan bonus bagi atlet berprestasi SEA Games ke-33 Thailand. Ia berpesan dana tersebut dijadikan tabungan, bukan sekadar upah.
Anggota Komite Eksekutif KOI dituding menekan salah satu atlet kickboxing Indonesia.
Indonesia juga mendorong agar SEA Games lebih memprioritaskan Olympic Number.
Capaian Indonesia di SEA Games 2025 mencerminkan kerja keras dan disiplin atlet nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved