Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
TUNGGAL putri bulu tangkis Indonesia Gregoria Mariska Tunjung bersyukur lolos ke babak 16 besar Prancis Terbuka dengan mengalahkan wakil Korea Selatan (Korsel) Kim Ga Eun 21-16, 12-21, dan 21-14 meskipun merasa penampilannya belum sempurna.
Bertanding melawan tunggal putri peringkat 12 dunia itu di Arena Porte De La Chapelle, Paris, Prancis, Selasa (5/3), Gregoria mengatakan walau menang ia kesulitan mengatasi tekanan lawan.
"Bersyukur dengan hasilnya walau saya akui saya belum bisa cepat keluar dari tekanan, belum bisa mengatasi situasi yang terjadi di lapangan. Ini menjadi pelajaran untuk pertandingan selanjutnya," kata Gregoria dikutip dari laman resmi PBSI, Selasa (5/3).
Baca juga : Gregoria Mariska Tunjung Ingin Nikmati Proses Menuju Olimpiade Paris 2024
"Saya terus mencoba di gim ketiga, sulit sekali harus diakui bermain di bawah tekanan dan ekspektasi diri sendiri. Jadi cukup senang ketika usaha saya tadi berhasil," tambahnya.
Untuk itu, pada pertandingan selanjutnya, peringkat tujuh dunia itu terus mengingatkan dirinya untuk tidak berpikir lebih jauh tetapi fokus mencari poin demi poin.
Ia juga mengatakan apabila kehilangan poin, ia akan berusaha membuat lawan kesulitan mencetak poin seperti yang dilakukannya di gim kedua saat kalah 12-21.
Baca juga : Gregoria Mariska Lewati Babak Pertama Prancis Terbuka 2024
"Saya hanya mengingatkan diri sendiri untuk fokus mencari poin demi poin. Kalau kehilangan poin, lawan harus mendapatkannya dengan tidak mudah. Tidak banyak melakukan kesalahan sendiri seperti yang terjadi di gim kedua," ucap Gregoria.
"Faktor lapangan memang berpengaruh tapi saya yakin, Kim Ga Eun juga merasakan hal yang sama. Hanya di gim kedua memang saya agak kaget dengan kondisinya," imbuhnya.
Di babak 16 besar Prancis Terbuka, Gregoria akan menghadapi pemenang duel antara dua pebulu tangkis Jepang, Nozomi Okuhara melawan Aya Ohori. (Ant/Z-1)
Kepala Pelatih Tunggal Putri PP PBSI, Imam Tohari, menekankan pentingnya peningkatan kepercayaan diri dan kematangan permainan bagi Putri Kusuma Wardani (Putri KW).
Di final Swiss Terbuka, Putri Kusuma Wardani harus mengakui keunggulan Supanida Katethong dalam permainan dua gim langsung dengan skor 11-21 dan 15-21.
Ester tampil tenang dan dominan saat menghadapi tunggal ketiga Tailan, Pornoicha Choeikeewong untuk menang 21-13 dan 21-16 dan membawa Indonesia ke semifinal BATC 2026.
Tampil di partai pemungkas, Ester Nurumi memastikan dominasi Indonesia setelah mengalahkan Wong Yi lewat permainan dua gim langsung, 21-17 dan 21-14.
Cedera retak tulang kering pada kaki kanan yang dialaminya memaksa Ester Nurumi absen dari berbagai turnamen kompetitif sejak terakhir kali berlaga di Taipei Terbuka pada Mei 2025.
Di putaran pertama Indonesia Masters. Putri KW sukses menundukkan wakil Taiwan, Sung Shuo Yun. Putri menyudahi perlawanan tersebut melalui dua gim langsung dengan skor identik, 21-15, 21-15.
Gregoria Mariska Tunjung, yang turun di partai ketiga sebagai tunggal putri kedua, harus mengakui keunggulan wakil Malaysia, Wong Ling Ching.
Gregoria Mariska Tunjung dan Sabar/Reza yang masuk dalam daftar tim bulu tangkis Indonesia di SEA Games 2025 memang menarik perhatian publik
Keputusan itu diambil hanya sehari setelah Gregoria menutup penampilannya di Kumamoto Masters sebagai runner-up usai kalah di final dari Ratchanok Intanon.
GREGORIA Mariska Tunjung harus puas finis sebagai runner-up setelah kalah dari wakil Thailand, Ratchanok Intanon, di final Kumamoto Masters 2025.
Upaya keras Gregoria belum cukup untuk bisa menumbangkan Ratchanok.
Di final, Gregoria yang menempati unggulan keempat akan menghadapi unggulan ketiga asal Thailand, Ratchanok Intanon.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved