Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Marc Marquez bersiap memecahkan lebih banyak rekor menyusul debutnya bersama tim satelit Ducati, Gresini Racing, di ajang MotoGP musim 2024.
Dikutip dari keterangan resmi MotoGP, Selasa (16/1), Marquez berpeluang memecahkan beberapa rekor baru, mulai dari gelar juara MotoGP yang ia raih dari dua tim dari pabrikan yang berbeda, hingga menggenapkan jumlah gelar juara dunianya menjadi sembilan, seperti yang dimiliki Valentino Rossi, Mike Hailwood, dan Carlo Ubbiali.
Marquez, yang akan membalap bersama adiknya, Alex, sebelumnya mengatakan ia hanya memiliki tekad untuk merasakan berada di podium tertinggi dan meraih gelar juara dunia lagi.
Baca juga: Jelang Debut Bersama Yamaha, Rins Lakukan Banyak Tes Privat
Jika ia memenangkan gelar lagi, ia akan bergabung bersama Geoff Duke (Norton dan Gilera), Giacomo Agostini (MV Agusta dan Yamaha) , Eddie Lawson (Yamaha dan Honda), Rossi (Honda dan Yamaha), dan Casey Stoner (Ducati dan Honda) dalam daftar pembalap yang pernah menguasai kelas premier dengan dua pabrikan berbeda.
Tidak hanya itu, jika Marquez merebut gelar tertinggi lagi, ia akan menjadi juara dunia dari tim satelit atau independen pertama di kelas MotoGP era modern.
Lebih lanjut, jika Marquez berhasil meraih gelar juara dunia pada tahun ini, ia juga kembali menyamai atau melampaui rekor beberapa pembalap yang memerlukan waktu cukup lama untuk kembali mencicipi gelar tersebut selama beberapa musim.
Baca juga: Francesco Bagnaia Setujui Skema Kontrak Jangka Pendek di MotoGP
Rossi kembali merebut gelar juara dunia pada 2008, setelah terakhir kali memenangkannya pada 2005. Penantian tiga tahun juga dirasakan Jorge Lorenzo, yang meraih juara pada 2015 setelah terakhir mendapatkannya pada 2012.
Selain itu, Stoner harus menunggu selama empat tahun sejak 2007, sebelum ia merebut gelar lagi pada 2011 bersama Honda.
Sementara, Marquez terakhir menikmati kesuksesan pada 2019. Jika ia merebutnya lagi musim ini, ia akan menjadi pembalap terlama yang meraihnya setelah lima tahun tanpa gelar.
Di sisi lain, Marquez juga memiliki peluang meraih kemenangan di sirkuit yang belum pernah ia juarai, yakni di Portimao, Red Bull Ring, Mandalika, Buddh, dan Sokol.
Ia telah menang di 20 sirkuit berbeda hingga saat ini, sehingga bisa menyamai atau melampaui Stoner (21) dan Rossi (23).
Soal podium, 11 podium lagi akan memungkinkan Marquez untuk menyamai Dani Pedrosa dengan total 112 podium kelas premier. (Ant/Z-1)
Permasalahan dalam legislasi saat ini dinilai telah menyentuh level fundamental, baik dari sisi substansi (material) maupun prosedur pembentukan (formal).
Berdasarkan catatan resmi liga, Russell Westbrook kini mengoleksi total 26.671 poin sepanjang kariernya dan bertengger di peringkat ke-15 sepanjang masa NBA.
TIM renang Indonesia melampaui target di SEA Games Thailand 2025 dengan mengoleksi 3 medali emas, 3 perak, dan 5 perunggu, sekaligus mencatat empat rekor nasional
Kevin Durant kembali menorehkan namanya dalam sejarah NBA.
Memphis Depay menjadi pencetak gol terbanyak Timnas Belanda dengan mengemas 52 gol dari 104 pertandingan yang sudah dilalui sejak mencatatkan debut pada 2013.
Blinding Lights adalah salah satu dari 28 lagu The Weeknd di Spotify’s Billions Club, jumlah ini lebih banyak daripada artis lainnya.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Bagnaia, gagal menunjukkan performa konsisten seperti dua musim sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved