Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ducati Lenovo Francesco Bagnaia mengatakan dirinya siap menghadapi putaran ke-16 MotoGP di Sirkuit Phillip Island Australia, akhir pekan ini, dalam kondisi apa pun.
"Saya bersemangat untuk kembali membalap di Australia, trek cepat, tempat kami mempunyai potensi untuk tampil baik," kata Bagnaia, dikutip dari keterangan resmi Ducati, Kamis (19/10).
Kepercayaan diri itu, lanjut Bagnaia, datang dari gelar juara yang ia raih pekan lalu di GP Indonesia, yang digelar di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, setelah memulai balapan dari P13.
Baca juga : Kontrol Ban Jadi Kunci Sukses Bagnaia Naik Podium di MotoGP Australia
"Akhir pekan lalu, tim saya melakukan pekerjaan luar biasa, menempatkan saya pada posisi untuk menang setelah awal yang rumit. Itu sebabnya saya siap menghadapi akhir pekan di sini di Australia dengan kondisi apa pun," kata Bagnaia.
"Seperti biasa, kami memperkirakan cuaca tidak dapat diprediksi, dan suhu akan cukup rendah," tambah pembalap yang akrab disapa Pecco tersebut.
Di sisi lain, rekan satu timnya, Enea Bastianini, yang baru saja menjalani akhir pekan yang positif di Indonesia setelah kembali dari cedera, berharap juga menemukan perasaan yang sama di Phillip Island seperti yang dia rasakan saat mengendarai Desmosedici GP pada balapan minggu lalu.
Baca juga : Francesco Bagnaia Teken Perpanjang Kontrak dengan Ducati Corse Hingga 2026
"Saya senang bisa kembali membalap di Phillip Island. Ini kedua kalinya saya berada di trek ini dengan motor MotoGP. Tahun lalu, saya start dari belakang, namun di pertengahan balapan, saya mampu melakukan comeback dengan baik dan finis kelima," kata Bastianini.
"Tujuannya akhir pekan ini adalah mengulangi performa bagus seperti akhir pekan lalu di Indonesia. Kami melakukan pekerjaan dengan baik dengan tim saya, dan saya menjalani balapan dengan baik," tambahnya.
Lebih lanjut, Bastianini juga berharap bisa mendapatkan posisi kualifikasi yang baik pada GP Australia, meskipun kondisi fisiknya belum 100% pulih.
"Tujuannya adalah untuk segera menjadi cepat dan mendapatkan posisi kualifikasi yang baik .Secara fisik saya masih belum 100% (baik), tapi saya siap memberikan yang terbaik seperti biasanya," ujar dia.
Sementara itu, Bagnaia kini berada di puncak klasemen sementara dengan keunggulan 18 poin atas Jorge Martin (Prima Pramac) dengan total 346 poin terkumpul. Untuk Bastianini, ia berada di peringkat 20 di klasemen dengan 36 poin. (Ant/Z-1)
Di GP Australia, Minggu (8/3), duo pebalap Mercedes tampil tanpa cela. George Russell dan Kimi Antonelli finis satu-dua.
Max Verstappen, harus puas finis di posisi keenam GP Australia dengan selisih waktu yang cukup mencolok, yakni 54,617 detik dari sang pemenang, pembalap Merceds George Russell.
Menurut George Russell, perdebatan mengenai kenyamanan mobil merupakan pola lama yang selalu berulang setiap kali ada transisi regulasi.
Tim Mercedes memulai musim balap Formula 1 dengan catatan impresif setelah mengamankan posisi podium satu-dua pada balapan utama GP Australia, Minggu (8/3).
Lando Norris menambahkan bahwa evaluasi mendalam akan difokuskan pada pengembangan sasis dan aerodinamika mobil secara keseluruhan.
George Russell sukses meraih pole position di F1 GP Australia 2026. Simak drama kecelakaan Max Verstappen dan kejutan Kimi Antonelli dalam kualifikasi Melbourne di sini
Masa depan pembalap Marc Marquez bersama Ducati mulai menemui titik terang setelah sang juara bertahan menyatakan telah menyepakati sebagian besar poin dalam kontrak barunya.
MARC Marquez memanfaatkan metode visualisasi lintasan saat tes pramusim MotoGP untuk memastikan pilihan paket aerodinamika Ducati tetap kompetitif sepanjang musim.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved