Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
CARLOS Alcaraz mengatakan dirinya kehilangan konsetrasi sehingga kalah dua set langsung dari petenis Italia jannik Sinner di laga semifinal Tiongkok Terbuka, Selasa (3/10).
Petenis peringkat dua dunia itu berkesempatan menang di set pertama namun malah kalah lewat tie break.
Alcaraz, yang merupakan juara Wimbledon dan unggulan teratas seiring absennya Novak Djokovic, kemudian tidak bisa berbicara banyak di set kedua sehingga akhirnya kalah dari Sinner 7-6 (7/4) dan 6-1.
Baca juga: Alcaraz Melaju ke Putaran Kedua Tiongkok Terbuka
Di laga final Tiongkok Terbuka, Sinner akan berhadapan dengan petenis Rusia Daniil Medvedev.
"Di set kedua, saya benar-benar kehilangan konsentrasi," aku Alcaraz di konferensi pers usai pertandingan.
"Saya banyak mengeluh. Sulit menampilkan permainan terbaik saat Anda marah pada diri sendiri."
Baca juga: Murray Tersingkir di Putaran Pertama Tiongkok Terbuka
"Saya gagal memanfaatkan peluang-peluang yang saya miliki," lanjut petenis berusia 20 tahun itu.
Di laga sebelumnya, Medvedev berhasil melaju ke laga final Tiongkok Terbuka usai menang 6-4 dan 6-3 atas Alexander Zverev. (AFP/Z-1)
Amanda Anisimova berhasil melewati pertandingan sengit selama hampir 3 jam melawan Jasmine Paolini di Beijing untuk melaju ke babak semifinal Tiongkok Terbuka.
Gauff merupakan juara bertahan di Tiongkok Terbuka.
Iga Swiatek tumbang dari Emma Navarro dengan skor 4-6, 6-4, dan 0-6 di laga 16 besar Tiongkok Terbuka, Rabu (1/10).
Sinner langsung mematahkan servis lawan pada gim pembuka set pertama dan tidak memberi ruang bagi Tien.
Sinner hanya tinggal selangkah lagi merebut gelar keduanya di Beijing.
Daniil Medvedev lolos ke semifinal ke-60 di level tur sepanjang kariernya dan yang pertama sejak Juni di Halle.
Carlos Alcaraz datang ke Australia setelah mengoleksi enam gelar Grand Slam. Namun, Australia Terbuka masih menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah ia menangi.
Flavio Cobolli menjadi penentu gelar setelah bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan Jaume Munar.
Meski tampil tanpa dua petenis utama, Jannik Sinner dan Lorenzo Musetti, tuan rumah tetap menunjukkan dominasi.
JANNIK Sinner menutup musim 2025 yang penuh gejolak dengan cara paling manis. Di hadapan publik Turin, Senin (17/11) WIB, petenis Italia itu mempertahankan gelar ATP Finals.
Jannik Sinner kembali menjuarai turnamen akhir musim tanpa kehilangan satu set pun dan memperkecil jarak rivalitasnya dengan Carlos Alcaraz.
Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner melaju ke final ATP Finals 2025 usai menang meyakinkan di semifinal Turin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved