Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM bulu tangkis Indonesia diproyeksikan menjadi salah satu cabang olahraga penyumbang medali emas pada Asian Games 2022 Hangzhou. Ketua Umum PBSI Agung Firman Sampurna menyampaikan peluang emas dari bulu tangkis.
Diharapkan, skuad bulu tangkis nantinya bisa meraih hasil yang maksimal seperti pada SEA Games Kamboja lalu yang melebihi target. Meski begitu, Agung mengatakan federasi terus mematangkan soal target.
"Target saat SEA Games itu tiga (emas) tetapi dapatnya lebih banyak (lima emas). Kami berharap yang sama (untuk Asian Games] tetapi pada saat ini kami sedang ada yang namanya Road to Olympic," ucap Agung seusai pengukuhan kontingen Indonesia di Jakarta, Selasa (19/9).
Baca juga : Asian Games, Tim Voli Pantai Susul Kemenangan Kriket
"Olimpiade itu yang sangat sangat kami utamakan sehingga Road to Olympic ini bisa kami menangi semua," imbuhnya.
Agung mengatakan penentuan target berkaitan dengan evaluasi dari hasil-hasi kejuaraan belakangan ini. Para atlet di kejuaraan tur BWF juga berjuang mengumpulkan poin untuk memperebutkan tiket Olimpiade 2024.
Baca juga : Jokowi Berharap Indonesia Masuk 10 Besar Asian Games 2022
"Harapan kami sebagai kontributor penyumbang emas, atlet-atlet kami mendapatkan apresiasi yang seimbang dengan kontribusi yang diberikan," ujarnya.
Cabor bulu tangkis di Asian Games Hangzhou mulai dipertandingkan pada 28 September. Pada edisi Jakarta-Palembang 2018 lalu, tim bulu tangkis Indonesia meraih dua emas, dua perak, dan empat perunggu. (Z-5)
Meski secara umum performanya meningkat, Indra menyoroti beberapa aspek krusial yang harus segera dibenahi Alwi Farhan.
Kepala Pelatih Tunggal Putri PP PBSI, Imam Tohari, menekankan pentingnya peningkatan kepercayaan diri dan kematangan permainan bagi Putri Kusuma Wardani (Putri KW).
Meski menunjukkan potensi besar, konsistensi Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di level elite dinilai masih perlu dipoles melalui perbaikan komunikasi dan ketajaman analisis di lapangan.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Indonesia juga mengirimkan atlet pada tiga nomor eksibisi yakni flying disc, tarik tambang, dan paralayang.
Sepak bola tidak menjadi cabor unggulan emas Indonesia di SEA Games 2025. Berikut cabang olahraga yang menjadi unggulan meraih medali emas
“Empat medali perunggu ini bukan hanya soal hasil, tapi bukti nyata dari kerja keras, disiplin, dan komitmen seluruh tim."
KOMITE Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) resmi mengesahkan enam cabang olahraga sebagai anggota baru. Pengesahan tersebut dilakukan pada Rapat Anggota Luar Biasa, Rabu (16/7).
Ajang ini tidak hanya menjadi panggung kompetisi olahraga otak, tetapi juga memberikan dampak ekonomi, pariwisata, serta menjadi ajang silaturahmi masyarakat dari berbagai wilayah.
Enam federasi penerima ditentukan melalui undian yang dilakukan dalam Rapat Anggota Tahunan KOI pada April lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved