Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PESTA gol Tim U-23 Indonesia di laga perdana kualifikasi Piala Asia U-23 Grup K menjadi tanda positif. Pada laga yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, Sabtu (9/9) malam, Indonesia menghujani Taiwan 9-0 untuk memimpin klasemen grup.
Sang pelatih Shin Tae-yong puas skuad asuhannya bisa memberikan yang maksimal bahkan menang telak. Momentum itu menjadi motivasi skuad Garuda Muda untuk terus positif mengarungi fase kualifikasi dengan target lolos ke putaran utama Piala Asia U-23.
"Motivasi tim kita targetnya jelas (lolos ke Piala Asia). Saya yakin pemain akan lebih baik lagi dari hari ini . Kita menang (besar) memang pemain layak dipuji dan diberi tepuk tangan, tetapi kita sudah harus mempersiapkan pertandingan berikutnya," kata Shin seusai pertandingan.
Baca juga: Menang Telak Timnas Indonesia U-23 Pimpin Klasemen Grup K
"Memang (kemenangan) memberikan motivasi kepada pemain. Sebelum pertandingan juga kita yakin tapi saya ingatkan tidak boleh lengah mau lawan kuat atau tidak. Kita harus tetap fokus 100% dan pemain mengerti instruksi itu sehingga mereka bisa menunjukkan yang terbaik," imbuh juru taktik asal Korsel itu.
Laga belum genap berusia tiga menit Indonesia langsung menyengat. Gol Marselino Ferdinan melalui tendangan bebas membuka keran gol. Empat menit berselang giliran aksi Ramadhan Sananta menggandakan keunggulan Merah Putih.
Baca juga: Timnas Pesta Gol ke Gawang Taiwan
Unggul cepat, Indonesia konstan menekan. Tiga gol dalam interval masing-masing 10 menit kemudian tercipta melalui Rafael Struick, Witan Sulaeman, dan Rio Fahmi. Skuad Merah Putih pun menutup babak pertama dengan keunggulan lima gol.
Pada babak kedua inisiatif menyerang Indonesia tidak kendur memanfaatkan lesunya motivasi Taiwan yang sudah tertinggal jauh. Elkan Baggot mencetak gol melalui sundulannya di menit ke-55.
Tiga menit berselang aksi individu Marselino yang berbuah gol memperlebar keunggulan Indonesia. Hokky Caraka turut menyumbang kontribusi gol lalu Pratama Arhan mengunci kemenangan Indonesia sembilan gol tanpa balas lima menit jelang waktu normal usai.
Berikutnya, Indonesia akan menghadapi Turkmenistan pada Selasa (12/9). Di klasemen, Marselino dan kawan-kawan sementara memimpin grup unggul produktifitas gol dibandingkan Turkmenistan meski sama-sama mengoleksi tiga poin. Turkmenistan di laga pertama menang 4-0 atas Taiwan.
Shin Tae-yong mewaspadai Turkmenistan yang punya waktu istirahat dan persiapan lebih lama karena berselisih hampir satu minggu sejak laga pertama.
"Memang karena Turkmenistan tanding tanggal 6 (September) jadi mereka cukup banyak waktu istirahat, bisa adaptasi dengan cuaca. Tidak mudah tetapi saya yakin kita bisa meraih kemenangan. Memang bola bundar tapi kita akan berusaha semaksimal mungkin," ucap Shin. (Dhk/Z-7)
John Herdman akan menjadi pelatih kepala timnas Indonesia dengan tanggung jawab ganda. Tak hanya membesut tim senior, pelatih berkebangsaan Inggris itu juga akan menangani tim U-23.
Timnas U-23 Indonesia kalah 0-3 dari Mali dalam laga uji coba. Pelatih Indra Sjafri menilai performa tim tidak sepenuhnya buruk dan menjelaskan faktor penyebab kekalahan.
PELATIH Timnas U 23, Indra Sjafri, memastikan pemusatan latihan (TC) tahap kedua akan menjadi momentum penting untuk menentukan 23 pemain yang dibawa ke SEA Games 2025.
Sebelumnya, tim asuhan Indra Sjafri telah menjalani dua laga uji coba melawan India U-23.
Dua penyerang utama Timnas U-23 Indonesia, Jens Raven dan Hokky Caraka, tidak dapat mencetak gol, dan meneruskan paceklik gol mereka dari Kualifikasi Piala Asia U-23 2026, September lalu.
Hasil imbang kontra timnas India ini menjadi bahan evaluasi penting bagi pelatih Indra Sjafri untuk membenahi performa timnas U-23 Indonesia sebelum tampil di SEA Games 2025.
Inilah daftar pelatih Timnas Indonesia senior dari era Polosin, Shin Tae-yong, hingga John Herdman. Cek sejarah prestasi dan statistik pelatih Garuda
Banyak pendukung timnas kembali menyebut nama STY karena rekam jejaknya selama lima tahun menangani tim Garuda.
KETUA Umum PSSI Erick Thohir memastikan era kepelatihan Shin Tae-yong (STY) dan penerusnya Patrick Kluivert di timnas Indonesia sudah berakhir.
Pengamat sepak bola Anton Sanjoyo mengingatkan PSSI agar tidak gegabah dalam menentukan pengganti Patrick Kluivert sebagai pelatih timnas Indonesia
Shin Tae-yong adalah salah satu pelatih sepak bola terkenal asal Korea Selatan yang telah membuktikan kemampuannya di berbagai level, baik di klub maupun tim nasional.
Ulsan HD FC resmi mengakhiri kerja sama dengan Shin Tae-yong setelah hanya dua bulan menjabat sebagai pelatih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved