Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menjelaskan alasan mengapa atlet biaya mandiri tidak diizinkan berangkat sendiri untuk mengikuti ajang multicabang.
Menurut Menpora, keberangkatan para atlet menuju pesta olahraga multicabang adalah untuk membawa nama negara. Oleh sebab itu, seluruh atlet yang berangkat, terutama ke ajang terdekat, yakni Asian Games di Hangzhou, harus melalui jalur pemerintah dan diberangkatkan oleh pemerintah.
"Pertama, para atlet yang tampil di Asian Games 2022 Hangzhou, Tiongkok, membawa nama bangsa Indonesia sehingga sudah selayaknya mendapatkan dukungan pembiayaan pemerintah untuk keberangkatan sesuai dengan standar biaya kementerian keuangan," kata Dito seperti dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (23/8).
Baca juga: Jumlah Kontingen Asian Games Masih Dievaluasi
Selain itu, alasan mengapa atlet biaya mandiri tidak bisa berangkat ke Asian Games Hangzhou adalah karena adanya keputusan bersama untuk menentukan atlet-atlet yang akan berangkat.
"Pemerintah dalam memutuskan keberangkatan atlet menuju Asian Games 2022 Hangzou Tiongkok melibatkan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat," tambahnya.
Menpora mengakui terdapat perbedaan pendapat dalam proses pengambilan keputusan dan hal itu wajar dalam sebuah forum rapat.
Baca juga: Penyelenggara Asian Games Hangzhou Pastikan Kesiapan Jelang Pembukaan
Namun, ia menegaskan, rapat itu telah menghasilkan keputusan, dan keputusan itu merupakan kesepakatan bersama di antara semua pihak yakni Kemenpora RI, KOI, dan KONI.
"Keputusannya adalah tidak ada keberangkatan atlet dengan biaya mandiri menuju Asian Games 2022 Hangzhou, Tiongkok," tegas Menpora.
Pemerintah juga menilai bahwa ajang Asian Games bukanlah ajang uji coba. Meski begitu, Kemenpora RI tetap menyiapkan anggaran dan berkomitmen untuk mengirimkan atlet cabang olahraga (cabor) ke kejuaraan internasional yang sifatnya satu cabang olahraga, bukan multicabang.
Menpora Dito mengingatkan pihaknya bukan sama sekali menutup kemungkinan atlet biaya mandiri untuk berangkat ke ajang multi cabang, namun hal itu baru mungkin diwujudkan pada masa yang akan datang.
Ia juga menjawab permasalahan perihal anggaran ke Asian Games Hangzhou, yang lebih kecil dibandingkan SEA Games.
"Pasti lebih kecil jumlahnya, karena atlet yang berangkat ke Asian Games dan SEA Games pasti berbeda, Asian Games selalu lebih sedikit yang berangkat dibandingkan SEA Games," pungkas Dito. (Ant/Z-1)
Kolaborasi tersebut diumumkan secara resmi pada acara Satria Muda Bandung Official Team & Jersey Launch 2026 di GOR C-Tra Arena, Bandung.
Kota Bandung memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata olahraga.
MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir masih enggan membeberkan hasil evaluasi terkait persiapan Indonesia menghadapi SEA Games 2025 Thailand.
KONTINGEN Indonesia memastikan target 80 medali emas pada SEA Games 2025 terpenuhi setelah tim kabaddi putri menundukkan Malaysia 24-23.
Menpora mengingatkan para atlet agar tidak terlena meskipun target perolehan emas harian telah terlampaui secara konsisten.
Nilai bonus untuk perak dan perunggu di SEA Games 2025 akan ditentukan kemudian setelah melalui proses kalkulasi yang cermat.
Erick diharapkan mampu mengangkat prestasi olahraga Indonesia di ajang internasional, khususnya SEA Games 2025 di Thailand.
Dito juga menitipkan pesan untuk keberlanjutan Kemenpora di bawah kepemimpinan Erick Thohir.
Apakah 'orang-orangnya' Jokowi yang masih tersisa akan terdepak juga?
Wamenpora Taufik Hidayat menegaskan seluruh program Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan terus berlanjut meski terjadi pergantian menteri atau reshuffle
Sejak Senin (8/9), Dito Ariotedjo tidak lagi menjabat sebagai Menpora.
Presiden Prabowo belum melantik pengganti Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dalam reshuffle kabinet
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved