Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Menpora Sebut Perbedaan Bonus Peraih Medali Perak SEA Games 2025 Dipastikan Signifikan Ketimbang Peraih Emas

Basuki Eka Purnama
16/12/2025 10:07
Menpora Sebut Perbedaan Bonus Peraih Medali Perak SEA Games 2025 Dipastikan Signifikan Ketimbang Peraih Emas
Moh Zaki Ubaidilah dan Alwi Farhan yang memenangkan medali emas dan medali perak SEA Games 2025 di nomor tunggal putra bulu tangkis.(X @INABadminton)

KABAR gembira bagi atlet peraih medali emas SEA Games 2025 telah ditetapkan: bonus mereka resmi dinaikkan menjadi Rp1 miliar. Namun, nasib nilai apresiasi untuk peraih medali perak dan perunggu hingga saat ini masih dalam proses penghitungan oleh pemerintah.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menegaskan bahwa nilai bonus untuk perak dan perunggu akan ditentukan kemudian setelah melalui proses kalkulasi yang cermat.

"Belum, nanti kita diskusikan. Tapi pasti ya emas itu kan sudah satu [Rp1 miliar]. Ya jangan kaget kalau ternyata perbedaan antara emas dan perak agak signifikan," kata Erick dalam keterangan resmi kepada wartawan di Bangkok, Senin (15/12) malam.

Fokus Utama Pemerintah pada Emas

Penentuan nilai bonus ini sejalan dengan penekanan pemerintah bahwa fokus utama dalam keikutsertaan kontingen Indonesia di SEA Games adalah perolehan medali emas, bukan sekadar total jumlah medali.

"Menpora menegaskan bahwa hitungan utama dalam raihan medali di SEA Games adalah emas, bukan total perolehan medali. Oleh karena itu, apresiasi untuk peraih emas yang masih menjadi fokus utama pemerintah," demikian bunyi pernyataan resmi.

Peningkatan bonus medali emas menjadi Rp1 miliar ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto. 

Sebelumnya, bonus untuk peraih emas berada di kisaran Rp500 juta. Permintaan Presiden tersebut langsung disanggupi oleh Menpora dan Menteri Sekretariat Negara saat acara pelepasan kontingen atlet SEA Games 2025 di Istana Negara, Jakarta.

Perak dan Perunggu Tetap Mendapat Apresiasi

Meskipun demikian, Menpora Erick Thohir belum dapat memastikan adanya kenaikan nilai bonus untuk peraih perak dan perunggu, sebagaimana yang terjadi pada bonus emas.

"Nanti kita tunggu putusan," ujarnya singkat.

Yang pasti, Erick Thohir memastikan bahwa peraih medali perak dan perunggu tetap akan menerima apresiasi tinggi dari negara atas perjuangan mereka.

"Ya perak sama perunggu dapet lah, sudah berjuang. Kan itu sebagai tabungan dan masa depan mereka juga," tutur Menpora.

Ia menambahkan, hal ini merupakan bagian dari visi serius Presiden Prabowo Subianto dalam pengembangan olahraga nasional. 

Menpora menegaskan bahwa sudah saatnya Indonesia menerapkan langkah dan program yang dibuat berdasarkan data untuk memajukan olahraga Tanah Air. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik