Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Menpora Apresiasi Perjuangan Atlet SEA Games Capai Target 80 Medali Emas

Khoerun Nadif Rahmat
18/12/2025 20:33
Menpora Apresiasi Perjuangan Atlet SEA Games Capai Target 80 Medali Emas
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memberikan keterangan terkait perkembangan kompetisi SEA Games 2025 di Rumah Indonesia, Bangkok, Senin (15/12/2025).(Antara)

KONTINGEN Indonesia memastikan target 80 medali emas pada SEA Games 2025 terpenuhi setelah tim kabaddi putri menundukkan Malaysia 24-23 pada nomor women three stars finals, Kamis (18/12) petang.

Kepastian tersebut datang lewat kemenangan tim kabaddi putri yang diperkuat Ni Komang Tri Meiyoni, Yuni Amirta, Ni Luh Happy Restia, Oktavia Riska Della, dan Ni Kadek Ari Wartini. Hasil itu mengantar Indonesia naik ke podium tertinggi sekaligus mengunci capaian emas sesuai target.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan apresiasi atas perjuangan para atlet dan seluruh elemen pendukung kontingen. "Alhamdulillah Indonesia sukses menembus target 80 emas. Ini semua berkat perjuangan para atlet yang gigih dan tak kenal menyerah," ujar Erick.

Ia menegaskan capaian tersebut juga mencerminkan soliditas persiapan dan pendampingan selama SEA Games berlangsung. "Terima kasih untuk para atlet, ofisial, dan ketua umum federasi yang selalu bersama para atlet sejak persiapan hingga pelaksanaan," katanya.

Sebelumnya, tambahan emas Indonesia pada Kamis (18/12) diawali dari cabang triathlon melalui Eva Desiana, Martina Ayu Pratiwi, dan Zahra Bulan Aprillian Putri. Emas kembali diraih dari nomor mixed team relay duathlon. Panahan menyumbang dua emas lewat nomor womens team compound dan womens individual compound.

Dari perahu naga, Indonesia meraih dua emas melalui nomor men small boat 200 m dan mixed small boat 200 m. Sementara itu, Dea Salsabila menyumbang emas ke-79 dari cabang modern pentathlon.

Erick mengingatkan agar keberhasilan di SEA Games tidak membuat Indonesia terlena. "Kita boleh berbangga, tapi jangan tenggelam dalam euforia. Kita harus segera kembali fokus menyiapkan diri menghadapi Asian Games 2026," pungkasnya. (Ndf/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik