Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Charles Leclerc mengakui Ferrari harus mengatur ulang target mereka di Formula 1 musim 2023 setelah mengalami awal musim yang sulit di beberapa balapan pertama.
Leclerc mengatakan target awal tim adalah membawa pulang titel juara dunia pada tahun ini. Namun, harapan itu dinilai tidak terlalu realistis jika melihat performa mereka yang kurang maksimal musim ini.
"Sebelum balapan pertama, targetnya adalah melakukan langkah yang lebih baik dibandingkan tahun lalu, yaitu memenangkan kejuaraan dunia," ungkap Leclerc, dikutip dari laman resmi Formula 1, Rabu (16/8).
Baca juga: Lupakan Musim Ini, Mercedes Targetkan Juara di Musim 2024
"Jika kita melihat paruh pertama tahun ini, kita sangat jauh dari harapan sebelum musim (2023). Jadi, di sisi lain, segera setelah kami memahami (hal tersebut), kami mengatur ulang (target) dan ada reaksi yang luar biasa dari tim," imbuhnya.
Reaksi yang dimaksud pembalap asal Monako tersebut antara lain tim segera melakukan upaya peningkatan pada mobil demi meningkatkan performa mereka di balapan-balapan berikutnya.
"Jadi, bagaimanapun juga, bagus untuk menyelesaikan bagian pertama musim ini dengan catatan positif dan sekarang kami akan memanfaatkan waktu libur musim panas untuk mencoba menganalisis dua balapan terakhir itu (GP Hungaria dan Belgia), dan semoga bisa memaksimalkan paket di semua balapan untuk paruh kedua musim ini," ujar Leclerc.
Baca juga: Hamilton Optimistis Mercedes Bisa Tingkatkan Performa
Sementara itu, Bos Tim Ferrari Fred Vasseur mengatakan tim hanya perlu sedikit waktu untuk mulai menjadi lebih kompetitif dan menjadi salah satu pesaing terbesar musim ini dalam perebutan gelar juara dunia.
Ferrari memiliki awal yang bagus di bawah peraturan teknis baru yang dirombak yang diperkenalkan pada awal musim 2022, saat Leclerc memenangkan dua dari tiga balapan pertama di Bahrain dan Australia.
Namun, dengan Red Bull, yang sekarang membuktikan kompetensinya, serta rival lainnya seperti Mercedes, McLaren, dan Aston Martin yang semuanya menawarkan peningkatan, Ferrari berada dalam posisi yang cukup menantang di klasemen sementara untuk konstruktor.
Namun, Vasseur tahu Ferrari harus terus maju jika ingin mulai berjuang untuk meraih kemenangan yang sebelumnya menjadi target utama mereka.
"Jika kita melihat McLaren, (di Hungaria) mereka berada di puncak, (di Belgia) mereka berada di bawah, dan sebaliknya bagi kami. Artinya kami harus terus mengembangkan mobil, terus memperhatikan detailnya," ujar Vasseur.
Sementara itu, F1 kini masih berada di jeda musim panas. Putaran ke-14 musim ini akan bergulir di Sirkuit Zandvoort, Belanda, pada 25-27 Agustus. (Ant/Z-1)
Arthur Leclerc akan membawa mobil Ferrari SF-25 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi menggantikan posisi Lewis Hamilton.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kembali kesulitan di kualifikasi F1 GP Qatar, finis di luar posisi depan dan mengaku mobil Ferrari sulit dikendalikan.
Lewis Hamilton mengungkapkan bahwa kondisi pengereman sangat sulit dikendalikan dan menyebabkannya dalam kondisi yang sering kehilangan kendali di GP Las Vegas.
Charles Leclerc tampil begitu kesulitan sepanjang kualifikasi dan harus menempati posisi kesembilan. Sementara rekan setimnya Lewis Hamilton harus puas berada di posisi buncit.
Rumor mengenai masa depan Hamilton mulai mencuat setelah penampilan mengecewakan di GP Meksiko bulan lalu.
Semenjak didatangkan Ferrari, awal musim ini, Lewis Hamilton belum memenangkan satu pun balapan hingga seri ke-20 musim ini.
Arthur Leclerc akan membawa mobil Ferrari SF-25 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi menggantikan posisi Lewis Hamilton.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kembali kesulitan di kualifikasi F1 GP Qatar, finis di luar posisi depan dan mengaku mobil Ferrari sulit dikendalikan.
Charles Leclerc tampil begitu kesulitan sepanjang kualifikasi dan harus menempati posisi kesembilan. Sementara rekan setimnya Lewis Hamilton harus puas berada di posisi buncit.
Max Verstappen dari Red Bull tetap tenang meski Virtual Safety Car di akhir lomba menggagalkan peluangnya merebut posisi kedua dari Leclerc.
Max Verstappen mengaku menghadapi akhir pekan yang berat di GP Meksiko 2025 setelah hanya mampu start dari posisi kelima.
Lewis Hamilton menilai posisi ketiga di kualifikasi GP Meksiko 2025 adalah tempat ideal untuk memperebutkan kemenangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved