Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, gagal mempersembahkan gelar juara di Korea Terbuka 2023 seusai kalah dari wakil India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty. Ganda Putra nomor satu dunia akan mengalihkan fokus ke kejuaraan Jepang Terbuka yang akan digelar mulai 25 hingga 30 Juli mendatang.
Bertanding di Jinnam Stadium, Yeosu, Korea Selatan, Minggu (23/7), Fajar/Rian yang berambisi meraih gelar ketiga di tahun ini kalah melalui duel tiga gim yang berakhir dengan skor 21-17, 13-21, dan 14-21.
"Alhamdulillah, tetap bersyukur karena pertandingan Korea Terbuka 2023 ini selesai. Walau belum berhasil mempersembahkan gelar bagi Indonesia," kata Fajar Alfian usai laga.
Baca juga : Korea Terbuka 2023, Pramudya/Yeremia Lolos Babak 32 Besar
"Setelah ini kami akan tampil di Jepang Terbuka. Tidak banyak waktu istirahat jadi harus kami maksimalkan. Semoga kami bisa lebih all out dan lebih konsisten," lanjutnya.
Baca juga : Langkah Ganda Putra Zidane/Kleopas Terhenti di Semifinal BAJC
Meskipun kalah, Fajar/Rian mengatakan, penampilannya lebih baik dari pertandingan sebelumnya melawan Rankireddy/Shetty. sebelum laga itu, kedua pasangan itu sudah bertemu di sejumlah turnamen termasuk di Indonesia Terbuka bulan lalu. Fajar/Rian saat itu juga takluk dari Rankireddy/Shetty.
"Pola permainan pasangan India adalah speed dan power yang menyulitkan. Dibandingkan pertemuan terakhir, hari ini kami sudah bisa lebih baik," kata Fajar
"Kami merasa permainan kami di sini sudah cukup baik bila dibandingkan turnamen-turnamen sebelumnya. Tapi tetap masih banyak yang harus kami evaluasi," tambah Rian.
Pasangan itu berjanji untuk terus memperbaiki kesalahan untuk berlaga di Jepang Terbuka. Di turnamen super 750 itu, Indonesia menurunkan 15 wakil, yakni 3 tunggal putra, 1 tunggal putri, 5 ganda putra, 2 ganda putri, dan 4 ganda campuran.
Selain Fajar/Rian, Indonesia bakal menurunkan wakil-wakil terbaiknya, termasuk Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie di tunggal putra, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti di ganda putri dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di ganda putra. (Z-8)
Amri/Nita tampil impresif di BWF Super 500 Korea Terbuka 2025 dengan mencapai semifinal sebelum kalah dari wakil Tiongkok Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping dengan skor 20-22 dan 12-21.
Jonatan Christie menjadi juara Korea Terbuka usai mengalahkan pemain Denmark, Anders Antonesen, dengan 21-10, 15-21, dan 21-17 pada final di Suwon Gymnasium, Suwon, Minggu (28/9).
Bagi Jonatan, gelar ini terasa istimewa setelah ia sempat bergulat dengan cedera.
Jonatan berhasil meraih gelar pertamanya pada tahun ini.
Amri sendiri menekankan bahwa tampil di level tinggi menuntut fokus penuh sepanjang pertandingan.
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie memastikan satu tempat di final tunggal putra Korea Terbuka 2025.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Di babak semifinal Orleans Masters, Leo/Bagas akan berhadapan dengan pasangan asal Tiongkok, Hu Ke Yuan/Li Xiang Yi.
Amri/Nita tampil solid sejak awal laga untuk menyudahi perlawanan Wassink/Jille melalui permainan dua gim langsung dengan skor meyakinkan, 21-13 dan 21-12.
Rachel/Febi yang menempati posisi unggulan kedelapan berhasil menundukkan wakil Taiwan, Chen Su Yu/Lee Yu-Hsuan, dengan skor akhir 14-21, 21-6, dan 21-13.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved