Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DUCATI Corse resmi mengumumkan Michele Pirro akan tetap menjadi test rider tim pabrikan MotoGP itu selama tiga tahun ke depan, yakni hingga akhir 2026.
Pirro, dikutip dari laman resmi MotoGP, Selasa (30/5), mengatakan senang bisa tetap bersama tim balap Ducati untuk menjadi bagian dari tim penguji di kelas MotoGP.
"Sebagian besar karier olahraga saya adalah bersama Ducati dan saya tidak dapat membayangkan diri saya berada dalam warna lain selain merah dari pabrikan Borgo Panigale," ujar Pirro.
Baca juga: Meski Cedera, Marini akan Tetap Tampil di GP Italia
Ia melanjutkan, dirinya telah bersama Ducati sejak 2013 atau waktu yang ia nilai merupakan tahun yang cukup sulit dan menantang bagi Ducati Corse. Namun, ia percaya kerja keras dan kekompakan yang solid dari tim membuat Ducati menjadi salah satu tim balap terkuat pada ajang MotoGP.
"Saya sangat bangga dengan apa yang telah kami lakukan bersama. Saya telah bekerja sama dengan generasi baru pembalap Italia dan selalu belajar sesuatu yang baru dari mereka," kata Pirro.
Selain mengambil bagian dalam sesi tes yang tidak terhitung jumlahnya dengan tim penguji Ducati dan balapan di Kejuaraan Superbike Italia dengan Panigale V4 R, Pirro juga tampil di berbagai Grand Prix dan pekan depan akan berpartisipasi sebagai pembalap wild card di GP Italia di Mugello pada pada 9-11 Juni.
Baca juga: Meski Cedera, Bagnaia akan Tetap Tampil di GP Italia
"Seperti biasanya, saya akan bekerja keras untuk terus berkontribusi mengembangkan Desmosedici GP dan Panigale V4. Saya berterima kasih kepada Claudio, Gigi, Paolo, dan Davide serta semua orang yang percaya pada saya. Forza Ducati!" tegasnya.
General Manager Ducati Corse Luigi Dall'Igna mengatakan senang bisa kembali bekerja sama dengan Pirro untuk turut mengembangkan teknis dan strategi tim balapnya.
"Kami senang bisa mengandalkan Michele untuk tiga tahun ke depan. Pirro memulai pekerjaannya sebagai test rider sebelas tahun lalu, jadi tidak ada pebalap lain yang mengetahui Desmosedici GP kami sebaik dirinya," kata Dall'Igna.
"Ini juga berkat kontribusinya yang berharga sehingga kami dapat membuat motor kami sekompetitif saat ini. Tujuannya adalah untuk terus berkembang; dapat mengandalkan pengalaman hebat Michele jelas merupakan aset dalam pekerjaan pengembangan kami," imbuhnya. (Ant/Z-1)
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Bagnaia, gagal menunjukkan performa konsisten seperti dua musim sebelumnya.
Michele Pirro akan kembali mengendarai Desmosedici GP di Phillip Island untuk mencatatkan start ke-70 sepanjang kariernya di MotoGP.
Michele Pirro tidak sabar menjajal performa motor Ducati GP23 di Barcelona. Dia menggantikan posisi Fabio Di Giannantonio yang baru saja menjalani operasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved