Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
NOVAK Djokovic harus bangkit setelah kalah di set pertama untuk menundukkan petenis remaja Prancis Luca Van Assche 6-7 (4/7), 6-3, dan 6-2 di laga perdananya di turnamen ATP Banja Luka, Rabu (19/4).
Petenis nomor satu dunia itu membuang tiga kesempatan set point di set pertama sebelum Van Assche memenangkan tie-break. Namun, Djokovic mematahkan servis Van Assche dua kali di set kedua untuk membuat laga ditentukan dengan set ketiga.
Djokovic kemudian kehilangan servis di awal set ketiga namun kemudian dua kali berturut-turut mematahkan servis Van Assche untuk akhirnya mengalahkan lawannya yang berusia 18 tahun itu.
Baca juga: Alcaraz Kalahkan Borges di Barcelona Terbuka
"Laga ini tidak mudah. Lapangan ini kemungkinan adalah lapangan terlambat yang pernah saya mainkan. Saya tidak menyangka bola akan bergerak selambat itu," ungkap Djokovic.
"Saya tidak bisa melepaskan bola yang bisa mengecohnya. Dia bisa mengembalikan semua pukulan saya hingga saya bisa mendapatkan irama permainan," lanjutnya.
Djokovic kemudian menambahkan, "Saya senang dengan cara saya memenangkan pertandingan ini terutama di lapangan ini. Tentu saja saya seharusnya bisa bermain lebih baik lagi."
Baca juga: Djokovic belum Pulih dari Cedera Siku Jelang Turnamen Banja Luka
Djokovic kemudian memuji Van Assche dan menyebutnya sebagai pemain yang sangat menjanjikan.
"Dia memiliki masa depan yang cerah, terutama di lapangan jenis ini karena dia sangat cepat dan lincah," kata Djokovic.
"Sangat normal ketika pemain muda muncul dan bersinar. itu hal biasa di semua olahraga. Namun, saya tidak mau kalah dari petenis 18 tahun. Itu adalah motivasi tambahan bagi saya," tegasnya.
Van Assche, yang merupakan mantan juara Prancis Terbuka junior, merupakan pemain termuda di peringkat 100 besar dunia. Dia berperingkat 83 dunia. (AFP/Z-1)
Di laga final Banja Luka, Lajovic menghentikan rangkaian delapan kemenangan beruntun Rublev, yang dimulai sejak turnamen Monte Carlo Masters, pekan lalu.
Unggulan kedua itu, yang menjadi juara di Monte Carlo Masters, pekan lalu, memperpanjang rekor kemenangannya menjadi delapan laga saat mengalahkan Molcan, 6-2 dan 6-4.
Petenis nomor satu dunia itu kesulitan melakukan servis saat disingkirkan Lorenzo Musetti di Monaco.
“Senang bisa kembali lagi, ini jelas lapangan favorit saya,”
Novak Djokovic, awalnya, memproyeksikan Adelaide International sebagai ajang pemanasan utama sebelum bertarung di Australia Terbuka.
“Saya tidak pernah meremehkan lawan-lawan saya. Saya punya banyak hal untuk dipertaruhkan dan dia tidak, jadi saya harus berhati hati,”
NOVAK Djokovic menandai kembalinya ke lapangan setelah tiga pekan absen dengan kemenangan meyakinkan atas Alejandro Tabilo pada babak 16 besar turnamen ATP Athena, Selasa (4/11)
Novak Djokovic dipastikan lolos ke ATP Finals 2025 ketika undian untuk turnamen ATP 500 di Basel dan Wina dirilis, dikutip dari ATP, Minggu (19/10).
Novak Djokovic masih mengejar satu gelar lagi untuk menggeser petenis Australia Margaret Court dalam perebutan gelar tunggal Grand Slam terbanyak dalam sejarah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved